Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Membusuk di Hutan, Begini Kondisinya

Kompas.com - 07/04/2020, 19:13 WIB
Personel TNI/Polri mengamati lokasi temuan bangkai anak gajah di kawasan hutan produksi Dusun Kerung Baung, Gampong Peunaroen Lama, Kecamatan Peunaroen, Aceh Timur, Sabtu (4/4/2020). ANTARA/HO-BKSDA Aceh bangkai anak gajahPersonel TNI/Polri mengamati lokasi temuan bangkai anak gajah di kawasan hutan produksi Dusun Kerung Baung, Gampong Peunaroen Lama, Kecamatan Peunaroen, Aceh Timur, Sabtu (4/4/2020). ANTARA/HO-BKSDA Aceh

KOMPAS.com - Bangkai seekor anak gajah sumatera ditemukan di kawasan hutan Peunaroen, Kabupaten Aceh Timur.

Menurut petugas Balai Konservasi Daya Alam (BKSDA) Aceh, penemuan satwa liar dilindungi itu berawal dari laporan warga.

"Penemuan bangkai anak gajah tersebut berdasar laporan masyarakat. Bangkai anak gajah tersebut ditemukan di kawasan hutan produksi," kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto di Banda Aceh, Senin (6/4/2020). 

Baca juga: Kronologi Pemuda Rekayasa Perampokan Agar Batal Nikah di Aceh Timur

Menurut Agus, kondisi bangkai anak gajah tersebut sudah membusuk. Diduga anak gajah itu mati lebih dari satu bulan.

Lalu, dilansir dari Antara, dari hasil penyelidikan sementara, usia anak gajah yang mati tersebut sekitar 1,5 tahun.

Di lokasi penemuan, petugas tidak menemukan benda-benda mencurigakan yang bisa menyebabkan kematian satwa luar tersebut.

Saat ini, petugas dari BKSDA dan kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian bayi gajah tersebut.

Namun demikian, saat ini petugas BKSDA dan polisi terus mendalami penyebab kematian anak gajah tersebut.

Baca juga: Cerita Keluarga Pasien Positif Corona Diteror Tetangga: Saking Kesalnya Ancam Bakar Rumah Sendiri

Dalam kesempatan itu, Agus menegaskan, gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) merupakan satwa dilindungi.

Jenis gajah ini masuk spesies terancam kritis dan berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

"Kerusakan habitat gajah dapat menimbulkan konflik dengan manusia. Konflik ini bisa menimbulkan kerugian ekonomi dan korban jiwa bagi manusia maupun keberlangsungan hidup satwa dilindungi tersebut," kata Agus Arianto.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sudah Pantau Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik di Kapuas Sejak Kasusnya Viral

Polisi Sudah Pantau Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik di Kapuas Sejak Kasusnya Viral

Regional
Mantan Anggota DPRD dan Istrinya Ditangkap karena Dugaan Penipuan

Mantan Anggota DPRD dan Istrinya Ditangkap karena Dugaan Penipuan

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ditangkap di Rumah Pamannya di Kapuas, Kalteng

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ditangkap di Rumah Pamannya di Kapuas, Kalteng

Regional
Tinggal di Kandang Ayam dengan Dinding Terpal, Indriana: Saat Hujan Bocor, kalau Malam Anginnya Kencang

Tinggal di Kandang Ayam dengan Dinding Terpal, Indriana: Saat Hujan Bocor, kalau Malam Anginnya Kencang

Regional
Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Firasat Buruk hingga Dihujat di Medsos

Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Firasat Buruk hingga Dihujat di Medsos

Regional
Terbakar Cemburu, Seorang Pria di Makassar Rusak Hotel dan Aniaya Seorang Pegawai

Terbakar Cemburu, Seorang Pria di Makassar Rusak Hotel dan Aniaya Seorang Pegawai

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Denpasar Capai 90 Persen, Kasus Baru Masih Terjadi

Angka Kesembuhan Covid-19 di Denpasar Capai 90 Persen, Kasus Baru Masih Terjadi

Regional
Diejek karena Tinggal di Bekas Kandang Ayam, Ini Ungkapan Haru Siswi SMK Asal Magetan

Diejek karena Tinggal di Bekas Kandang Ayam, Ini Ungkapan Haru Siswi SMK Asal Magetan

Regional
Penangkapan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik sampai Harus Libatkan 2 Polda dan 2 Polres

Penangkapan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik sampai Harus Libatkan 2 Polda dan 2 Polres

Regional
Penjelasan Partai Nasdem soal Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Penjelasan Partai Nasdem soal Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 7 Agustus 2020

Regional
Wali Kota Serang Izinkan Masyarakat Gelar Lomba 17 Agustus

Wali Kota Serang Izinkan Masyarakat Gelar Lomba 17 Agustus

Regional
Terpuruk Hadapi Resesi, Para Petani Pun Merugi

Terpuruk Hadapi Resesi, Para Petani Pun Merugi

Regional
Balas Dendam, Pria di Makassar Aniaya Rekannya dengan Busur Panah

Balas Dendam, Pria di Makassar Aniaya Rekannya dengan Busur Panah

Regional
Jebol Dinding Sel Tahanan, 8 Orang Kabur dari Polsek Medan Area

Jebol Dinding Sel Tahanan, 8 Orang Kabur dari Polsek Medan Area

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X