Pulang dari Surabaya, Satu PDP di Solo Dinyatakan Positif Covid-19

Kompas.com - 07/04/2020, 18:10 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, terdapat satu warganya yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona ( Covid-19).

Dia menambahkan, hingga Selasa (7/4/2020), total jumlah warga Solo yang positif Covid-19 sebanyak lima orang.

Adapun rinciannya yakni, dua orang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo, dua meninggal dunia dan satu dinyatakan sembuh.

"Warga Solo positif corona ini awalnya dirawat dengan status PDP (Pasien dalam Pengawasan)," kata Rudy.

Baca juga: Pulang dari Solo, Seorang Santri di Kendal Positif Covid-19

Berdasarkan hasil pemeriksaan swab tenggorokan, kata dia, pasien diketahui warga Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan dinyatakan positif Covid-19.

"Punya riwayat perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur. Sepekan dirawat dengan status PDP kemudian hasilnya (swab) keluar positif Covid-19," ungkapnya.

Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 311 orang dan PDP menjadi 47 orang.

Baca juga: Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo Ahyani mengatakan banyak faktor yang menyebabkan jumlah ODP dan PDP di Solo terus meningkat.

Menurut dia, kebanyakan warga melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

"Banyak faktor yang membuat penambahan ODP dan PDP di Solo. Salah satunya hasil tracing yang kita lakukan di lapangan," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Regional
Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Regional
Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Regional
Genangan Banjir di Cilacap Berangsur Surut, 531 Orang Masih Mengungsi

Genangan Banjir di Cilacap Berangsur Surut, 531 Orang Masih Mengungsi

Regional
Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Penjual Tanaman Hias Menjamur di Polewali Mandar

Regional
Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan demi Mengajar

Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan demi Mengajar

Regional
Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Regional
Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Regional
Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X