Polisi Tangkap Pelaku Penyelundupan 7 Truk Bahan Nuklir di Tasikmalaya

Kompas.com - 07/04/2020, 14:58 WIB
Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman didampingi Kanit Ranmor dan Kanit PPA di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman didampingi Kanit Ranmor dan Kanit PPA di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap seorang pria berinisial WS (42) asal Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, sebagai pelaku penyelundupan 7 truk berisi bahan nuklir di wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Pelaku diamankan di kediaman istrinya di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, setelah pihak Polres Tasikmalaya Kota dimintai pengembangan kasus bahan nuklir ilegal itu oleh Polda Babel.

"Setelah kita diminta bantuan pengembangan kasus penyelundupan 7 truk bahan nuklir oleh Polda Bangka Belitung, berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Modus pelaku menyembunyikan bahan nuklir yang ditutup oleh tumpukan bata," jelas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman kepada wartawan di kantornya, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Siswa SMA Tasikmalaya Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, Awalnya Bawa Kabur Motor

Yusuf menambahkan, pihaknya dalam kasus ini hanya bersifat membantu proses penangkapan kasus penyelundupan bahan nuklir Polda Babel.

Pelaku yang telah ditetapkan tersangka itu merupakan warga asli Majalengka, Jawa Barat, tapi berdomisili di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

"Aslinya tersangka Majalengka, tapi tersangka berdomisili di Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, karena memiliki istri di sana. Kita tangkap di Sukaraja setelah melakukan penyelidikan," tambah Yusuf.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampai sekarang, tersangka WS sudah diserahkan ke Polda Babel untuk diproses lebih lanjut.

WS dikawal ketat oleh beberapa anggota tim Reskrim untuk diserahkan langsung ke Bangka Belitung.

"Tersangka sudah diserahkan langsung ke pihak Polda Bangka Belitung. Jadi selama ini status tersangka sebagai DPO (daftar pencarian orang)," ujar Yusuf.

Baca juga: Pasien Positif dan Terindikasi Positif Corona di Kota Tasikmalaya Capai 9 Orang

Sesuai keterangan pengembangan kasusnya, lanjut Yusuf, tersangka diduga telah melanggar Undang-undang Minerba dengan hukuman maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

"Diduga telah melanggar Undang-undang Minerba," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X