Bupati Tegal Umumkan Kasus Pertama Positif Corona, Pasien Baru Pulang dari Bali

Kompas.com - 07/04/2020, 14:46 WIB
Bupati Tegal, Jawa Tengah, Umi Azizah saat konferensi pers mengumumkan kasus pertama warganya yang positif corona, di Pendapa Kabupaten Tegal, Senin (6/4/2020) malam. (Foto: Dok. Pemkab. Tegal) KOMPAS.com/Tresno SetiadiBupati Tegal, Jawa Tengah, Umi Azizah saat konferensi pers mengumumkan kasus pertama warganya yang positif corona, di Pendapa Kabupaten Tegal, Senin (6/4/2020) malam. (Foto: Dok. Pemkab. Tegal)

SLAWI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mengumumkan kasus pertama seorang warganya yang positif terinveksi virus corona ( Covid-19).

Pasien berjenis kelamin perempuan berusia 49 tahun itu sebelumnya memiliki riwayat bepergian ke Bali dan telah menjalani swab sebanyak dua kali.

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, kepastian seorang warganya positif setelah hasil swab kedua dinyatakan positif corona.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di DIY Meninggal Dunia

Sebelumnya, pasien yang merupakan warga Desa Debong Wetan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal itu rilis swab pertama negatif.

"Ada satu PDP asal Desa Debong Wetan, Dukuhturi, yang dirawat di RSUD Kardinah hasil tes swab kedua menunjukan indikasi positif terinveksi Covid-19," kata Umi, saat konferensi pers, di Kantor Pemkab Tegal, Senin (6/4/2020) malam.

Umi mengatakan, hasil penelusurannya, pasien tersebut baru perjalanan dari Bali, belum lama ini.

"Saat ini kondisi kesehatannya baik dan stabil. Kita mendoakan kondisinya terus membaik dan sembuh," kata Umi.

Umi mengatakan, sedikitnya enam anggota keluarga pasien sudah menjalani rapid test, hasilnya seluruhnya negatif.

Meski demikian, anggota keluarga tetap diminta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

"Hasil 6 anggota keluarga negatif hasil rapid test. Tidak ada gejala klinis, maka kita kategorikan orang tanpa gejala (OTG). Untuk mencegah segala kemungkinan dan sesuai standar protokol maka keluarga pasien isolasi mandiri 14 hari ke depan," ujar Umi.

Baca juga: Sembuh dari Corona, Kadinkes Sulsel Sebut Dirinya Pasien Tanpa Gejala

Umi berharap, kepada seluruh warga Kabupaten Tegal agar tidak memberikan stigma negatif kepada siapapun yang terdampak di tengah pandemi corona.

"Jangan panik apalagi menstigma negatif mereka, baik kepada warga yang sedang isolasi mandiri di rumah, PDP di rumah sakit, atau siapapun yang perlu penanganan khusus. Ini untuk kebaikan bersama," kata Umi.

Umi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat, mengikuti anjuran pemerintah dengan menerapkan physical distancing, serta mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang.

"Saat bepergian saat kepentingan mendesak gunakan masker kain dan mencucinya 4 jam sekali. Hindari kerumuman, cuci tangan pakai sabun. Berolahraga meski tinggal di rumah, dan konsumsi makanan bergizi. Dengan doa dan ikhtiar ini Insya Allah kita menang lawan virus ini," kata Umi lagi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Regional
Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Regional
Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Regional
Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

Regional
25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

Regional
Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Regional
Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Regional
Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Regional
Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Regional
Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Regional
KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X