Pemkab Gresik Tidak Tarik Retribusi Pedagang Pasar Selama Covid-19

Kompas.com - 07/04/2020, 13:42 WIB
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (empat dari kanan), dalam acara penyerahan bantuan paket sembako kepada warga, Selasa (7/4/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHBupati Gresik Sambari Halim Radianto (empat dari kanan), dalam acara penyerahan bantuan paket sembako kepada warga, Selasa (7/4/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Tidak sekadar menjalankan instruksi pemerintah pusat mengenai pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), namun Pemkab Gresik juga mulai memikirkan dampak yang dialami oleh masyarakat akibat pandemi yang tengah berlangsung saat ini.

Kebijakan yang diambil salah satunya adalah dengan membebaskan retribusi bagi seluruh pedagang pasar yang beraktivitas di seluruh pasar milik Pemkab Gresik.

"Untuk kebijakan tidak menarik retribusi bagi pedagang pasar, hari ini suratnya sudah kami luncurkan. Paling lambat besok sampai waktu yang belum ditentukan, sudah tidak akan ditarik retribusi," ujar Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, di sela agenda pemberian bantuan paket sembako kepada warga di halaman gedung Pemkab Gresik, Selasa (7/4/2020).

Sambari juga mengatakan, bila dana desa kemungkinan pada hari ini atau besok (8/4/2020) sudah bisa dicairkan untuk digunakan dalam penanganan Covid-19, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh aturan dan perundangan berlaku.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Bali Wacanakan Nyepi Desa Adat 3 Hari

"Misalnya desa menyiapkan ruang isolasi diri bagi warganya yang mudik, karena kepala desa saat menerima warga pemudik statusnya ODP (orang dalam pemantauan). Tentunya dengan mengisolasi, harus menyiapkan makanannya selama 14 hari. Jadi, tidak ada istilah kelaparan karena harus diisolasi 14 hari," kata Sambari.

Bupati yang juga ketua satgas penanggulangan bencana non alam dan percepatan penanganan Covid-19 ini menuturkan, Pemkab Gresik sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 150 miliar dalam perang menghadapi Covid-19.

"Kami bersama tim anggaran telah menyiapkan dana ini, untuk mengantisipasi berbagai dampak yang diakibatkan oleh Covid-19 ini. Kami berharap, kebijakan ini didukung oleh semuanya, baik itu dari Forkopimda maupun dari pihak legislatif," ucap Sambari.

Bersama Wakil Bupati Gresik Mochammad Qosim, dengan didampingi Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko, Sambari memberangkatkan bantuan paket sembako yang dibagikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik kepada masyarakat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X