Bertemu Pasien Positif Covid-19, Risma Lakukan Tes Swab, Hasilnya Negatif

Kompas.com - 07/04/2020, 13:32 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

KOMPAS.com - Tersiar kabar bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pernah menjalani pemeriksaan swab corona.

Hal itu dilakukan Risma pada pertengahan Maret lalu.

Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Muhammad Fikser saat dikonfirmasi membenarkan hal itu.

"Alhamdulilah dari hasil pemeriksaan tes kesehatan, tes swab, ngambil darah, ngambil (cairan) di tenggorokan, dan juga di hidung, hasil pemeriksaan beliau negatif," kata Fikser saat dihubungi, dikutip dari Surya, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Mendarat di Surabaya, 156 Pekerja Migran Indonesia akan Jalani Rapid Test Corona

Fikser menjelaskan,  Risma berinisiatif melakukan tes swab, sebab bulan lalu pernah menghadiri sejumlah acara yang beberapa tamu undangannya terinfeksi virus corona.

"Memang Bu Risma hadir di beberapa acara. 15 Maret 2020 itu agenda terakhir beliau. Setelah itu tutup (agenda)," kata Fikser.

Sederet agenda Risma pada pertengahan Maret, antara lain pada Kamis (12/3/2020), Risma menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Bidang Perdagangan Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Belanda Peter Potman di Balai Kota Surabaya.

Berselang tiga hari setelahnya, Minggu (15/3/2020), Risma menghadiri acara IdeaCloud yang digelar di Surabaya.

Pada agenda itu, panitia menghadirkan motivator berinsial TDW yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada 23 Maret 2020.

Kata Fikser, Risma sebenarnya sempat ingin membatalkan kehadirannya di acara tersebut.

Pasalnya, pada saat itu Covid-19 sudah mulai merebak di Jakarta.

Namun, lantaran panitia acara merupakan warga Surabaya, ia akhirnya tetap memenuhi undangan tersebut.

Risma pun meminta kepada pihak panitia untuk menerapkan protokol kesehatan ketat dalam acara.

Seperti pemberian jarak antar peserta, masker serta fasilitasi cuci tangan.

"Saat itu, Covid-19 belum merebak di Surabaya, tapi Bu Risma sudah minta protokol kesehatan ketat. Ibu juga tidak bersalaman, tidak kontak dan saat itu belum ada larangan berkumpul, jadi jangan sampai salah sangka," jelas Fikser.

Baca juga: UPDATE: 40 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Tambahan 2 dari Surabaya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Regional
Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X