Sisir Kawasan Industri, Polisi di Cianjur Ingatkan soal Jaga Jarak

Kompas.com - 07/04/2020, 12:12 WIB
Aparat kepolisian dari Polres Cianjur memberikan edukasi soal physical distancing kepada para karyawan pabrik sebagai langkah pencegahan Covid-19 IstimewaAparat kepolisian dari Polres Cianjur memberikan edukasi soal physical distancing kepada para karyawan pabrik sebagai langkah pencegahan Covid-19

CIANJUR, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, Secara maraton menyisir pabrik-pabrik untuk mengedukasi perihal physical distancing atau jaga jarak fisik dalam upaya penanganan Covid-19.

Selain itu, giat tersebut juga untuk memantau kondisi dan aktivitas buruh pabrik di lingkungan industri, termasuk meninjau sejauhmana prosedur physical distancing diterapkan pihak manajemen perusahaan sebagaimana anjuran pemerintah.

“Sejauh ini, mereka (pihak perusahaan) sangat memerhatikan kondisi kesehatan karyawannya, terutama di lingkungan kerja,” kata Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto kepada Kompas.com, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Ketika Master Limbad Gagal Mudik dan Tepergok Polisi di Cianjur

Ditegaskan Juang, ketaatan terhadap physical distancing sangat penting guna menekan dan mengurangi penyebaran Covid-19 di lingkungan industri atau pabrik yang notabene tempat berkumpul banyak orang.

“Karena itu, kita terus-terusan secara maraton mengedukasi mereka soal ini, agar kegiatan produksi dan perekonomian tetap berjalan dengan baik,” ujar dia.

Jajarannya mengajak semua pihak bersama-sama melawan wabah corona yang terus bereskalasi, baik secara global, nasional, maupun lokal. 

Di antara upaya pencegahan yang bisa dilakukan, ujar dia, dengan senantiasa menjaga jarak fisik, mencuci tangan, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Diharapkan semua pabrik dapat melaksanakan sebagaimana anjuran pemerintah, karena virus corona adalah musuh bersama,” ucapnya.

Paur Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi menyebutkan, sejauh ini sudah tiga pabrik di kawasan industri Cianjur timur dipantau.

Pengamatan di lapangan, pihak manajemen perusahaan telah mengambil langkah-langkah pencegahan dengan menyediakan tempat cuci tangan dan membuat tanda jarak antrean masuk ke pabrik, sebagai langkah nyata physical distancing.

Baca juga: Pemkab Cianjur Kesulitan Menahan Kedatangan 13.000 Pemudik

Selain itu, ada juga perusahaan yang telah membentuk tim tanggap darurat internal, untuk memantau kondisi kesehatan para karyawan.

“Termasuk pemeriksaan suhu tubuh, dan kewajiban mengenakan masker selama berada di lingkungan tempat kerja,” kata Ade.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X