Sepekan Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Ini Akhirnya Dievakuasi

Kompas.com - 06/04/2020, 20:58 WIB
Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali berdialog dengan pemuda yang sempat melakukan isolasi ke Gampong Jalin, Kecamatan Kota Jantho dan kemudian dipindahkan ke kompleks Jantho Sport City, Senin (6/4/2020) sore Dok. Humas Pemkab Aceh BesarBupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali berdialog dengan pemuda yang sempat melakukan isolasi ke Gampong Jalin, Kecamatan Kota Jantho dan kemudian dipindahkan ke kompleks Jantho Sport City, Senin (6/4/2020) sore

ACEH BESAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menjemput delapan pemuda yang sebelumnya sudah tujuh hari mengisolasi diri di kawasan hutan Desa Jalin, Kecamatan Kota Janthoe. 

Sebelumnya, kedelapan pemuda itu baru pulang dari perantauan di Jakarta.

Mereka akhirnya dipindahkan ke kompleks Jantho Sport City (JSC) di depan Meuligo Bupati Aceh Besar, per Senin (06/04/2020). 

"Delapan pemuda berstatus ODP karena baru pulang dari Jakarta, dijemput oleh Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali, Wabup Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab, bersama Muspika Kota Jantho," kata Muhajir, Kabag Humas Pemkab Aceh Besar, melalui rilis yang diterima Kompas.com, Senin (06/04//2020).

Baca juga: Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Menurut Muhajir, pemindahan delapan pemuda itu yang sebelumnya memilih lokasi karantina mandiri di kawasan hutan Jalin itu dilakukan Pemerintah Aceh Besar untuk mendapatkan tempat isolasi yang layak dan mudah dipantau oleh pihak Puskesmas Kota Jantho bila di antara pemuda tersebut ada yang mengeluhkan kesehatannya.

"Mereka dipindahkan ke kompleks Jantho Sport City (JSC) mudah dipantau oleh Pihak puskesmas, kalau pun ada di antara mereka yang terganggu kesehatannya, akan cepat penanganannya," katanya.

Selama menjalani sisa masa karantina mandiri selama tujuh hari ke depan di kompleks Jantho Sport City (JSC), Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga menanggung kebutuhan konsumsi delapan pemuda tersebut,

Kedelapan pemuda ini kembali ke kampung halamannya karena tempat kerja mereka di Jakarta telah tutup sementara akibat pandemi virus corona.

"Delapan pemuda tersebut menempati ruangan yang disediakan. Ada tempat tidur, fasilitas MCK dan air PDAM, makan dan minum para pemuda tersebut menjadi tanggung jawab Pemkab Aceh Besar," katatnya.

Baca juga: Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Diapresiasi Bupati

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali menyampaikan apresiasi kepada delapan pemuda itu.

Ia menilai mereka memiliki memiliki kesadaran yang tinggi untuk memutuskan rantai penyebaran wabah virus corona dengan mengisolasikan diri secara mandiri ke lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk saat pulang ke kampung halaman dari perantauan di Jakarta. 

"Apresiasi yang tinggi terhadap delapan pemuda itu atas kerjasama dan pengertian atas keinginan sendiri mengisolasikan diri mereka ke lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk, " ucapnya.

Salah satu pemuda yang bernama Muhammad Afdhal juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang telah peduli dan menjemput mereka, lalu dibawa ke tempat yang lebih nyaman untuk menjalani sisa masa karantina mandiri selama satu pekan ke depan.

"Alhamdulillah, kami semua dalam kondisi sehat, sebelumnya lokasi isolasi kami di Jalin itu merupakan keinginan dan pilihan sendiri. Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah menyiapkan lokasi lengkap dengan fasilitas dan kebutuhan kami sehari-hari," ucapnya.

Baca juga: Bupati Aceh Besar Surati Kemenhub Minta Bandara Sultan Iskandar Muda Ditutup Sementara 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X