Cerita Gunadi Tetap Jualan Cireng di Tengah Pandemi Corona, Ditelepon Bank untuk Bayar Cicilan

Kompas.com - 06/04/2020, 16:46 WIB
Gunadi (51) pedagang keliling menceritakan kondisinya di tengah wabah corona, Senin (6/4/2020) 
Surya.co.idGunadi (51) pedagang keliling menceritakan kondisinya di tengah wabah corona, Senin (6/4/2020)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gunadi (51) warga Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban tetap berjualan cireng di tengah pandemi Covid-19.

Setiap pagi hingga malam hari, dia tetap mendorong gerobak jualannya mencari nafkah untuk keluarganya.

"Sangat berdampak, jualan saya terjun bebas, tapi saya tetap berdagang dengan mendorong gerobak," katanya di sela acara menerima bantuan dari Pemkab Tuban, Senin (6/4/2020) di lansir dari Surya.co.id.

Baca juga: Kisah Tentara Ajari Warga Membuat Bunga, Usir Kejenuhan Saat Diam di Rumah

Ia bercerita, sebelum pandemi Covid-19, ia bisa mendapatkan penghasilan kotor antara Rp 500.000 hingga Rp 600.000.

Namun saat ini ia hanya membawa pulang Rp 150.000 hingga Rp 200.000. Biasanya ia berjualan mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

"Sekarang jualan pagi sampai malam dapat segitu, tapi saya tetap jualan," ujarnya dengan raut muka lesu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria yang juga sebagai Ketua Paguyuban Pedagang Keliling itu mengaku bersyukur karena masih berjualan meski tak seramai hari-hari sebelumnya.

Baca juga: Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

Menurutnya, ada rekannya sesama pedagang keliling tak bisa lagi berjualan karena alun-alun atau car free day tutup selama wabah corona.

Meski masih bisa berjualan, Gunadi merasa cemas kerana ia masih memiliki cicilan yang belum lunas di salah satu bank.

Ia mengatakan saat tiba waktu pembayaran, ia ditelepon pihak bank agar segera membayar.

Baca juga: Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Saat dijelaskan kondisi ekonominya terdampak corona dan perihal relaksasi dari Presiden, Gunadi diminta untuk datang ke bank mengajukan keringanan.

"Ya itu yang saya bingung, saya sudah jelaskan minta keringanan tiga bulan, tapi disuruh ke kantor untuk mengajukan permohonan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kisah Gunadi, Pedagang Keliling di Tuban, Pilih Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X