Detik-detik Ditemukannya Bayi Baru Lahir di Atap Rumah, Berawal dari Suara Benda Jatuh

Kompas.com - 06/04/2020, 16:00 WIB
Ilustrasi bayi ShutterstockIlustrasi bayi

KOMPAS.com - Diduga hasil hubungan gelap, seorang perempuan berinisial LUD (19), warga Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jawa Timur, tega membuang bayi yang baru dilahirkannya ke atap rumah tetangganya bernama Parto, Jumat (3/4/2020) malam.

Bayi tersebut ditemukan setelah Parto mendengar benda jatuh dari di atap rumahnya. Suara benda jatuh itu diikuti suara tangisan bayi. 

Mendengar itu, Parto pun lantas mengecek benda yang jatuh di atas atap rumahnya.

"Saat dicek oleh saudara Parto, didapati seorang bayi yang baru lahir tergeletak di atas genteng, tepatnya tersangkut di saluran talang rumah," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Sodik Effendi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/4/2020) malam.

Baca juga: Pengakuan Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP: Saya Suka Sama Dia, tapi...

Sambungnya, oleh parto dan istrinya, bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Hasanah, Kota Mojokerto.

Sebelum bayi tersebut ditemukan warga, kata Sodik, pada Jumat sekitar pukul 20.00 WIB, LUD yang sedang hamil 9 bulan berpamitan kepada ibunya ke kamar mandi.

Hingga 30 menit di dalam kamar mandi, LUD tak kunjung keluar.

Baca juga: Ayah di Lampung Perkosa Anak Kandung Selama 13 Tahun, Terungkap Setelah Korban Menikah

Setelah melahirkan, LUD diduga membuang bayi yang baru dilahirkannya itu ke atap rumah tetangganya Parto.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus 'Kacung WHO', Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus "Kacung WHO", Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Regional
Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Regional
Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Regional
Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Regional
Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Regional
Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Regional
Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Regional
Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anggota DPRD Laporkan Anak Gadis ke Polisi | Bupati Agam hingga Jerinx Jadi Tersangka

[POPULER NUSANTARA] Anggota DPRD Laporkan Anak Gadis ke Polisi | Bupati Agam hingga Jerinx Jadi Tersangka

Regional
Pasutri Ini 'Sulap' Karung Goni Bekas Jadi Tas dan Dompet, Omzetnya Jutaan Rupiah

Pasutri Ini "Sulap" Karung Goni Bekas Jadi Tas dan Dompet, Omzetnya Jutaan Rupiah

Regional
Kisah Para Korban Teror Bom yang 'Dilupakan' Negara, Diusir dari Kontrakan dan Menanggung Utang

Kisah Para Korban Teror Bom yang "Dilupakan" Negara, Diusir dari Kontrakan dan Menanggung Utang

Regional
Menyoal Corona di Purwokerto, 16 Pedagang hingga 12 Karyawan Bank Terpapar Covid-19

Menyoal Corona di Purwokerto, 16 Pedagang hingga 12 Karyawan Bank Terpapar Covid-19

Regional
Lolos dari Pengawasan, Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk

Lolos dari Pengawasan, Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk

Regional
'Kita Tidak Mungkin Membalas Kematian Anak Kita, Saya Minta Pelakunya Ditangkap...'

"Kita Tidak Mungkin Membalas Kematian Anak Kita, Saya Minta Pelakunya Ditangkap..."

Regional
'Kami Akan Menggunakan Segala Upaya Hukum yang Tersedia'

"Kami Akan Menggunakan Segala Upaya Hukum yang Tersedia"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X