Bupati Lamongan Wajibkan Pemudik Jalani Karantina hingga Usulkan PSBB

Kompas.com - 06/04/2020, 13:57 WIB
Bupati Lamongan, Fadeli KOMPAS.COM/A. FAIZALBupati Lamongan, Fadeli

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sudah ada 13 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2020).

Berbagai upaya dilakukan oleh Pemkab Lamongan dan juga Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, guna membatasi penyebaran dan meluasnya pandemi ini.

Salah satunya, memperketat aturan bagi warga Lamongan yang pulang kampung dari perantauan.

"Warga yang datang dari rantau, langsung kami isolasi di desa masing-masing dengan memanfaatkan gedung atau sarana desa. Minimal desa menyiapkan balai desanya sebagai lokasi karantina. Selama 14 hari untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujar Bupati Lamongan Fadeli, kepada awak media, di Gedung Pemkab Lamongan, Minggu.

Baca juga: 8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Tidak hanya tingkat desa, kecamatan juga mendapatkan instruksi serupa untuk menyiapkan lokasi karantina, dengan tingkat kabupaten lokasi karantina akan dilakukan di rusunawa.

"Selain itu, para kades (kepala desa) juga harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas. Saya juga mohon kesadaran masyarakat, kalau tidak perlu penting lebih baik tidak usah pulang dulu ke Lamongan," ucap dia.

Usulkan PSBB

Fadeli mengatakan, Pemkab Lamongan juga sudah mengusulkan dan mengirim rencana mengenai status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada Kementerian Kesehatan, seiring Kabupaten Lamongan yang kini sudah masuk menjadi zona merah.

"Beberapa kriteria untuk status PSBB di antaranya penyebaran di lebih tujuh kecamatan, dan upaya pencegahan juga sudah dilakukan seperti belajar, bekerja dan beribadah di rumah, seperti yang ada di Permenkes yang baru diumumkan. Sudah kami kirim (surat usulan)," tutur dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X