Tak Karantina Wilayah, Bupati Tangerang Apresiasi Bantuan Pengusaha Lawan Corona

Kompas.com - 06/04/2020, 10:47 WIB
Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Pendopo Kabupaten Tangerang kawasan Pasar Lama Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Pendopo Kabupaten Tangerang kawasan Pasar Lama Kota Tangerang, Selasa (25/2/2020)

KOMPAS.com - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyatakan, pihaknya sejak Selasa 31 Maret memutuskan untuk tidak melakukan karantina wilayah atau local lockdown di wilayah yang dipimpinnya.

"Salah satu pertimbangannya siapa yang akan memberi makan 4 juta orang (warga Kabupaten Tangerang). Lalu bagaimana dengan warga yang berbatasan wilayah lain seperti dengan Kota Tangerang dan Tangsel?” kata Zaki dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Minggu (5/42020).

Berdasarkan update terbaru di http://covid19.tangerangkab.go.id/, hingga Sabtu (4/4) sore jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Tangerang sebanyak 27 kasus.

Satu orang dinyatakan sembuh dan dua meninggal. Sedangkan untuk PDP sebanyak 73 kasus dan OPD 288 orang.

Baca juga: Beredar Video Penutupan Jalan di Rawa Bokor Tangerang, Polisi: Itu Hoaks

Kini Zaki pun lebih memilih untuk gencar menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menjaga jarak aman, belajar, bekerja dan beribadah di rumah.

Karena pandemi COVID-19 ini begitu mempengaruhi kondisi perekonomian dan layanan kesehatan yang makin sibuk di tengah keterbatasan.

Ucapkan terima kasih

Zaki mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya untuk semua pihak yang telah memberikan bantuan untuk lingkungan Kabupaten Tangerang.

Salah satunya pengusaha asal Tangerang Jerry Hermawan Lo, yang merupakan pemilik JHL Group.

Selain mendirikan posko bantuan Covid-19 di JHL Auto, Gading Serpong, Jerry juga memberikan bantuan ribuan perlengkapan medis untuk banyak rumah sakit yang berada di kawasan Tangerang Raya. Misalnya masker, sarung tangan, vitamin dan lainnya.

Setiap rumah sakit mendapatkan bantuan ribuan masker, ribuan sarung tangan dan ribuan strip vitamin.

Perusahaan ini juga mendatangkan 60 ton beras dan ribuan dus mi instan untuk disalurkan ke masyarakat yang secara ekonomi terdampak langsung dengan pandemi Covid-19.

“Saya pribadi atas nama Kabupaten Tangerang terima kasih sekali atas bantuan yang diberikan JHL Group dan Bapak Jerry Hermawan Lo kepada masyarakat. Semoga ini bisa bermanfaat," kata Zaki.

Baca juga: 7.300 APD Disebar untuk Tenaga Medis yang Tangani Corona di Banten

Menurut Zaki, dalam kondisi saat ini, bukan hanya hanya instansi kesehatan saja yang membutuhkan bantuan.

Melainkan masyarakat luas terutama yang menengah ke bawah yang masih mengandalkan penghasilan harian.

Zaki percaya, bantuan tersebut akan menambah memotiviasi pegawai dan tenaga medis di wilayahnya untuk bekerja lebih baik lagi untuk menanggulangi penyebaran Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Regional
Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X