Resmi Beroperasi, RS Darurat di Pulau Galang Belum Menerima Pasien

Kompas.com - 06/04/2020, 10:25 WIB
Operasi Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan virus corona atau covid-19 di Pulau Galang atau tepatnya di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kembali molor, dari yang sebelumnya ditargetkan tanggal 30 Maret 2020 akan tetapi baru tanggal 6 April 2020 mendatang baru bisa operasikan. Hal ini diketahui setelah Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan RS Darurat Corona di Pulau Galang, Rabu (1/4/2020) siang kemarin. KOMPAS.COM/HADI MAULANAOperasi Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan virus corona atau covid-19 di Pulau Galang atau tepatnya di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kembali molor, dari yang sebelumnya ditargetkan tanggal 30 Maret 2020 akan tetapi baru tanggal 6 April 2020 mendatang baru bisa operasikan. Hal ini diketahui setelah Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan RS Darurat Corona di Pulau Galang, Rabu (1/4/2020) siang kemarin.

BATAM, KOMPAS.com - Rumah Sakit (RS) Darurat Corona di Pulau Galang atau tepatnya di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mulai beroperasi hari ini, Senin (6/4/2020).

Pembukaan rumah sakit ini diresmikan langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan, meski sudah resmi beroperasi, rumah sakit belum bisa menerima pasien.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

“Untuk saat ini, rumah sakit ini belum bisa melayani pasien, karena pihak pengelola rumah sakit masih melakukan penyesuaian, termasuk uji fungsi berbagai peralatan medis dan uji tugas tenaga medis tersebut di setiap bagian yang dipersiapkan,” kata Tjetjep saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Tjetjep memperkirakan proses penyesuaian dan uji fungsi berbagai peralatan medis yang ada serta uji tugas tenaga medis di setiap bagian membutuhkan waktu sekitar satu pekan ke depan.

“Makanya RS Darurat Corona ini dipastikan belum bisa menerima pasien dalam waktu dekat ini,” kata Tjetjep.

Baca juga: Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Meski demikian, sejauh ini sudah ada 50 tenaga medis dan paramedis yang menjadi sukarelawan dan siap diterjunkan.

Tidak saja itu, menurut Tjetjep, Kementerian Kesehatan juga akan mengirimkan sekitar 100 tenaga medis dan paramedis untuk memperkuat sumber daya manusia yang ada di RS Darurat Corona di Pulau Galang ini.

“Sementara untuk tenaga non-medis yang dibutuhkan di rumah sakit sudah mulai direkrut sejak beberapa pekan lalu,” kata Tjetjep.

Baca juga: Sopir Ambulans Mencuri Masker, 1 Dus Dijual Rp 5 Juta

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X