Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kompas.com - 06/04/2020, 08:50 WIB
Narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara Narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara


ACEH UTARA, KOMPAS.com - Sebanyak 18 narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, ikut membantu masyarakat mencegah penyebaran virus corona.

Sejak satu pekan terakhir, mereka memproduksi masker kain untuk penghuni lembaga itu dan masyarakat umum.

Beberapa dari mereka bertugas memotong kain.

Baca juga: Kisah Pengusaha UMKM, Rela Rugi demi APD bagi Tenaga Medis

Sebagian lagi memasang karet pengikat dan sebagian lainnya mendapat tugas menjahit.

“Delapan orang di antaranya itu bisa menjahit. Saya diminta mereka carikan mesin jahit. Ya, saya cari. Hanya mampu beli satu unit mesin jahit,” Kata Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon Yusnaidi saat dihubungi, Minggu (5/4/2020).

Awalnya, stok masker jenis apapun sudah langka di pasaran sejak merebaknya virus corona atau Covid-19 di Aceh.

Para wanita yang menjadi warga binaan menyadari bahwa Lapas bisa saja menjadi salah satu tempat penyebaran virus corona.

Baca juga: Kisah Polwan di Bandung, Batalkan Resepsi Nikah dan Pesta Adat karena Corona

Kebutuhan masker tidak cuma bagi warga yang ada di luar, tetapi juga warga yang ada di dalam Lapas.

Mereka akhirnya berinisiatif membuat sendiri masker.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X