Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Kompas.com - 06/04/2020, 07:27 WIB
Mulyono (59) warga Kalibagor, Desa Srowot, Banyumas menjadi korban penipuan di Solo, Sabtu (4/4/2020). Ia kemudian dibantu oleh driver Ojol Solo Raya di Kelurahan Banyuanyar, Banjarsari. Tribun SoloMulyono (59) warga Kalibagor, Desa Srowot, Banyumas menjadi korban penipuan di Solo, Sabtu (4/4/2020). Ia kemudian dibantu oleh driver Ojol Solo Raya di Kelurahan Banyuanyar, Banjarsari.

KOMPAS.com - Mulyono (59), driver ojek online (ojol) asal Banyumas, Jawa Tengah, tak dibayar usai mengantar seorang dari Terminal Purwokerto ke Solo, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Mulyono, penumpang tersebut kabur dan tak membayar biaya order Rp 700.000 dan hanya meninggalkan sepasang sandal jepit di sebuah masjid.

"Sandalnya ditinggal," kata Mulyono saat ditemui warga di sekitar masjid di Banjarsari, Solo.

Baca juga: Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Mulyono pun menceritakan awal mula cerita pilunya tersebut.

Saat itu, ada seorang pria berperawakan kecil, berkumis tipis dengan memakai celana jins, mendatangi dirinya saat mangkal di depan Terminal Purwokerto, Jawa Tengah.

Penumpang tersebut mengaku meminta diantar ke Solo. Sebetulnya, Mulyono sempat menolak karena terlalu jauh.

Namun penumpang tersebut lalu menawarkan bayaran yang cukup menggoda Mulyono, Rp 700.000.

Akhirnya, Mulyono pun menyetujuinya dan mengantarkan penumpang itu ke Solo, sekitar 230 kilometer.

"Tawaran Rp 700 ribu deal dan saya antar," kata Mulyono, Sabtu (4/4/2020) malam di Kelurahan Banyuanyar, Solo, dilansir dari Tribunnews.

 

Ditinggal di masjid

Berangkat dari Purwokerto sekitat 14.00 WIB, Mulyono dan penumpang itu tiba di Solo sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah itu, penumpang tersebut meminta untuk diantar untuk shalat di masjid yang ada di daerah Banjarsari.

Tanpa ada rasa curiga, Mulyono pun menunggu penumpangnya di depan masjid.

Setelah beberapa saat, salah satu warga menghampiri dan bertanya dirinya sedang menunggu siapa.

Mulyono pun baru sadar jika penumpang yang dia antar telah kabur.

"Saya ditegur warga ditanya menunggu siapa, saya jawab menunggu penumpang, saya lihat dalam Masjid sudah kabur," kata Mulyono.

Dirinya pun pasrah dan mengaku tak mengetahui nama penumpangnya tersebut.

"Saya tidak tahu namanya," kata mantan ojek pangakalan tersebut.

Ditolong sesama driver ojol

Cerita pengalamannya itu ternyata tersiar di kalangan para driver ojol di Solo. Mereka pun tergerak untuk membantu Mulyono agar bisa pulang ke Purwokerto.

Secara estafet, mereka mengantar Mulyono secara estafet dari Solo-Klaten-Purwokerto. Dirinya mengaku bersyukur ada rekan sesama ojol di Solo Raya yang memiliki solidaritas kuat.

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul: Tipu Driver Ojol Rp 700.000, Penumpang di Solo Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Suara Dentuman, Sinar, dan Sinyal Misterius 20 Detik, Ini Kata Lapan, BMKG, dan BPBD

Viral Suara Dentuman, Sinar, dan Sinyal Misterius 20 Detik, Ini Kata Lapan, BMKG, dan BPBD

Regional
Terungkap, Aksi Perampokan Uang Rp 563 Juta di Semarang Didalangi Orang Dalam, Ini Faktanya

Terungkap, Aksi Perampokan Uang Rp 563 Juta di Semarang Didalangi Orang Dalam, Ini Faktanya

Regional
Unik, Pohon Pisang Seribu Milik Risma, Panjang Tandan Hampir 2 Meter

Unik, Pohon Pisang Seribu Milik Risma, Panjang Tandan Hampir 2 Meter

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tak Goyah' | Aksi Perampkan Uang Setengah Miliar

[POPULER NUSANTARA] "Pakai Jilbab Sejak SMP, Iman Saya Tak Goyah" | Aksi Perampkan Uang Setengah Miliar

Regional
Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Kapolres: Ada Dugaan Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan

Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Kapolres: Ada Dugaan Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan

Regional
Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Aturan Wajib Jilbab Bagi Siswi Muslim Dipertahankan, Kadisdik Padang: Biar Tidak Digigit Nyamuk

Regional
PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

PPKM Diperpanjang, Pemkab Wonogiri Tetap Tutup Tempat Wisata dan Larang Hajatan

Regional
Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, 402 Pasien Covid-19 di RS Lapangan Ijen Malang Dinyatakan Sembuh

Regional
Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Wali Kota Magelang: Izinkan Saya Perpanjang PPKM

Regional
Tak Ingin Mengemis, Pria Tanpa 2 Kaki Ini Berjualan Keripik dengan Merangkak

Tak Ingin Mengemis, Pria Tanpa 2 Kaki Ini Berjualan Keripik dengan Merangkak

Regional
Fokus Atasi Banjir, Pemkot Banjarmasin Belum Putuskan soal Perpanjangan PPKM

Fokus Atasi Banjir, Pemkot Banjarmasin Belum Putuskan soal Perpanjangan PPKM

Regional
Fakta Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Dilakukan 2 Kali, Alasannya Takut Diceraikan

Fakta Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Dilakukan 2 Kali, Alasannya Takut Diceraikan

Regional
Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X