Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Kompas.com - 06/04/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi menabung KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIlustrasi menabung

KOMPAS.com- Semakin bertambahnya pasien Covid-19 membuat kebutuhan alat pelindung diri ( APD) untuk tenaga medis semakin meningkat.

Bahkan kini, beberapa rumah sakit melaporkan kekurangan APD.

Hal tersebut membuat banyak orang tergugah untuk mendonasikan bantuannya kepada para pahlawan kesehatan yang menjadi garda terdepan penanganan corona.

Tak terkecuali tiga bocah asal Makassar yang rela menyumbangkan isi celengannya untuk pembuatan APD.

Baca juga: Tak Tahu Anaknya Dibunuh dan Diperkosa oleh Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Masih Menunggu di Depan Sekolah

Ingin belikan masker untuk dokter

Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus coronaShutterstock Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona
Dua bocah SD yang berumur 7 tahun, Tata dan Unsia menyumbangkan seluruh isi celengannya pada tim JPK di Sekretariat AJI Makassar.

Isi celengan mereka Rp 349 ribu, terdiri berbagai pecahan, antara lain Rp 5.000, Rp 2.000 serta koin Rp 1.000 dan Rp 500.

"Ini untuk dokter biar bisa beli masker. Ini dari tabungan kami selama enam bulan," kata Tata yang dibenarkan Unsia di posko JPK.

Baca juga: Sempat Ditentang Keluarga, Petugas Medis yang Tangani Corona: Ini Tugas Negara

 

Yasmin (6) bersama ibunya Mardiana Rusli saat menyumbangkan isi celengannya di posko JPK di Kecamatan Manggala, Jumat (3/4/2020).Dok Humas JPK Yasmin (6) bersama ibunya Mardiana Rusli saat menyumbangkan isi celengannya di posko JPK di Kecamatan Manggala, Jumat (3/4/2020).
Bawa celengan ikan

Selain Tata dan Unsia, Yasmin Saman, bocah enam tahun asal Makassar juga menyumbangkan seluruh isi celengannya.

Dia datang ke posko Jurnalis Peduli Kemanusiaan (JPK) di Sekretariat AJI Makassar ditemani ibunya, Jumat (3/4/2020).

Yasmin datang dengan menenteng celengan berbentuk ikan yang masih utuh.

Setelah bertemu koordinator JPK Darwin Fatir, Yasmin lalu memecahkan celengannya.

Saat dihitung bersama, uang-uang koin Yasmin itu berjumlah Rp 448.800.

Sambil menyerahkan tabungannya, Yasmin pun mendoakan para tenaga kesehatan agar bisa menyembuhkan banyak orang.

"Terus berjuang dokter-dokter, perawat, semua tenaga kesehatan. Harus bisa sembuhkan banyak orang," kata Yasmin usai memberikan isi celengannya.

Baca juga: Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh...

Menabung 2 tahun

Ilustrasi uang koinKompas.com/M.Agus Fauzul Hakim Ilustrasi uang koin
Sang ibu, Mardiana Rusli, menceritakan bahwa uang tersebut merupakan hasil tabungan Yasmin sejak dua tahun lalu.

Yasmin memang diajari menabung sejak usia dua tahun.

Keinginan Yasmin membantu para tenaga kesehatan bermula saat Mardiana yang merupakan mantan Ketua AJI Makassar periode 2011-2013 tengah mendata tempat-tempat yang memerlukan sumbangan.

Saat itu Yasmin mengutarakan keinginannya untuk membantu.

"Jadi memang kita punya tabungan setiap dua tahun sekali kita buka untuk hal-hal yang didistribusikan untuk panti, kemanusiaan, dan sosial. Kemarin saya list tempat-tempat yang mau didistribusikan sumbangan, kemudian anak saya Yasmin langsung ngasih juga celengannya bilang ini juga (sumbangan untuk tim medis)," kata Mardiana.

Sumber: Kompas.com (Kontributor Makassar, Himawan | Editor:Khairina)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Regional
Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X