Pasien Positif Corona Pertama di Kabupaten Bogor Sudah Sembuh

Kompas.com - 04/04/2020, 18:43 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin usai melakukan pencegahan sejumlah kendaraan yang mengarah ke Puncak, Bogor, Sabtu (4/4/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin usai melakukan pencegahan sejumlah kendaraan yang mengarah ke Puncak, Bogor, Sabtu (4/4/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Seorang pasien yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinyatakan sembuh.

Pasien laki-laki berusia 35 tahun asal Kecamatan Bojonggede ini dinyatakan sembuh berdasarkan uji laboratorium dengan pemeriksaan swab secara berkala.

Selama dua pekan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, kondisi pasien yang merupakan pertama di Kabupaten Bogor itu perlahan membaik.

Baca juga: Jumlah Pasien Positif Corona di Bali Bertambah Jadi 32 Orang

Hasil pemeriksaan yang kedua menunjukkan negatif virus corona.

"Kasus positif yang sembuh ada 1 orang, berdomisili di Kecamatan Bojonggede dan dia sudah tes (swab) dua kali dan negatif," ucap Bupati Bogor Ade Yasin saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

Kronologi dan riwayat pasien

Ade menjelaskan, pasien ini sebelumnya tertular virus corona dari seorang warga Depok, pada saat berada di sebuah klub dansa di Jakarta.

Ia menyebut bahwa pada 25 Februari 2020, pasien tersebut berdansa dengan seorang guru dansa berusia 33 tahun.

Esok harinya, pria ini mulai merasakan demam dan sembuh setelah 2 hari kemudian.

Baca juga: Kisah Polwan di Bandung, Batalkan Resepsi Nikah dan Pesta Adat karena Corona

Selanjutnya, pada 29 Februari 2020, pasien mengeluh tidak bisa mencium bau dengan baik dan alat penciumannya terganggu.

Namun, pasien tetap masuk kerja seperti biasa menggunakan transportasi umum seperti ojek online, KRL, MRT dan Trans Jakarta.

Pada 7 Maret 2020, pasien merasakan napasnya berat dan 5 hari kemudian diperiksa darah dan rontgen di Rumah Sakit Persahabatan.

Pasien ini kemudian dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Ade menjelaskan bahwa pasien tersebut menularkan virus corona ke Ibunya yang berusia 67 tahun.

Baca juga: Kisah Pengusaha UMKM, Rela Rugi demi APD bagi Tenaga Medis

Pada 16 Maret 2020, Ibunya yang berprofesi sebagai konsultan pajak itu dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Namun, pasien perempuan yang memiliki KTP Jakarta tersebut meninggal dunia di RS Persahabatan.

Tiga orang sembuh

Menurut Ade, pasien pertama dari Bojonggede ini menambah jumlah pasien positif yang sembuh dari corona menjadi tiga orang.

"Iya, total dengan yang sebelumnya jadi 3 orang," kata Ade.

Sebelumnya, dua pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinyatakan sembuh usai menjalani perawatan isolasi di rumah sakit.

Namun, kedua pasien tersebut belum diperbolehkan pulang, karena masih menunggu surat sertifikat sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ade mengatakan, pasien yang sembuh berusia 27 dan 30 tahun. 

Pasien berusia 27 tahun yang terjangkit virus corona itu merupakan seorang pramugara. Ia  memiliki riwayat ke luar negeri.

Sedangkan, pasien berusia 30 tahun berprofesi sebagai tenaga medis di salah satu rumah sakit di Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X