RSUD Pamekasan Terima Bantuan APD dari Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 04/04/2020, 16:45 WIB
Direktur RSUD Pamekasan, Dr. Farid Anwar saat menjelaskan kronologi meninggalnya satu pasien dengan status pasien dalam pengawasan. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANDirektur RSUD Pamekasan, Dr. Farid Anwar saat menjelaskan kronologi meninggalnya satu pasien dengan status pasien dalam pengawasan.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menerima bantuan berupa alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis yang menangani virus corona atau Covid-19.

Namun, bantuan tersebut tidak diketahui siapa yang memberikan.

Terdapat 100 APD yang diperkirakan bisa dipakai untuk kebutuhan tenaga medis selama 10 hari ke depan.

Baca juga: Kisah Polwan di Bandung, Batalkan Resepsi Nikah dan Pesta Adat karena Corona

Direktur RSUD Pamekasan Farid Anwar mengakui bahwa stok APD sangat menipis.

Sebelum ada bantuan, APD yang ada di rumah sakit hanya cukup dipakai selama 3 hari.

"Persediaan APD kami sebelumnya menipis, tapi sekarang sudah ada tambahan, karena ada sumbangan dari orang tak dikenal," ujar Farid Anwar saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

Farid mangatakan, saat ini rumah sakit sudah mengajukan permintaan pengadaan APD baru ke Bupati Pamekasan.

Menurut perhitungan, dibutuhkan 600 APD baru untuk memenuhi kebutuhan hingga Mei 2020.

Baca juga: Kabar Baik, 1 Pasien Positif Corona di Kalbar Dinyatakan Sembuh

Saat ini sudah ada tiga pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Pamekasan.

Mereka mulai dikarantina sejak 31 Maret 2020.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Prediksi Ledakan Pasien Covid-19 dari Karyawan Pabrik di Probolinggo

Menyoal Prediksi Ledakan Pasien Covid-19 dari Karyawan Pabrik di Probolinggo

Regional
Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Regional
Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Regional
Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Regional
Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X