Ridwan Kamil: 4 Institusi Kenegaraan di Jabar Terindikasi Positif Corona

Kompas.com - 04/04/2020, 11:25 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berbicara dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Jumat (3/4/2020) sore. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berbicara dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Jumat (3/4/2020) sore.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya menemukan empat klaster baru yang berpotensi jadi tempat penyebaran virus corona atau Covid-19.

Potensi penyebaran Covid-19 itu terjadi di empat lembaga kenegaraan.

Namun pria yang akrab disapa Emil ini enggan menyebut lembaga apa saja yang dimaksud.

Baca juga: Hasil Rapid Test, 226 Jemaat GBI Bandung Terindikasi Positif Corona

 

Ia pun meminta lembaga tersebut segera berkoordinasi dengan Pemprov Jabar agar segera dilakukan tindakan pemeriksaan.

"Terdapat empat institusi kenegaraan yang terindikasi positif (corona) tapi untuk dites lebih lanjut. Saya mengimbau di pemerintah pusat yang memiliki lembaga pendidikan di Jabar agar berkoordinasi dengan kami untuk melakukan pengetesan siswa yang sedang berasrama atau tinggal di lingkungan institusi tersebut," imbau Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Jumat (3/4/2020) sore.

Sebelumnya, Emil mengatakan, progres rapid test yang dilaksanakan pemerintah kota dan kabupaten banyak membawa temuan baru.

Salah satunya, kian bertambahnya jumlah warga terindikasi positif.

Dari data sementara, terdapat 677 individu yang terindikasi positif.

Sebanyak 226 di antaranya berasal dari peserta kegiatan seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Regional
Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Regional
Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Regional
Kasus Positif Covid-19 di 3 Kantor Media, Pemkot Surabaya: Kita Lakukan Tracing

Kasus Positif Covid-19 di 3 Kantor Media, Pemkot Surabaya: Kita Lakukan Tracing

Regional
Dekat dengan Semarang, 3 Kecamatan di Kendal Tinggi Kasus Covid-19

Dekat dengan Semarang, 3 Kecamatan di Kendal Tinggi Kasus Covid-19

Regional
TVRI dan RRI Jawa Timur Lumpuh Akibat Corona, Ini Faktanya

TVRI dan RRI Jawa Timur Lumpuh Akibat Corona, Ini Faktanya

Regional
'Saya Baru Tahu Surat Izin Masuk Ini Palsu, padahal Sudah Bayar Rp 700.000'

"Saya Baru Tahu Surat Izin Masuk Ini Palsu, padahal Sudah Bayar Rp 700.000"

Regional
42 Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar, Gugus Tugas: Kesembuhan Kembali Meningkat

42 Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar, Gugus Tugas: Kesembuhan Kembali Meningkat

Regional
Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Tinggalkan Anak yang juga Terpapar Corona

Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Tinggalkan Anak yang juga Terpapar Corona

Regional
Satu Keluarga di Gunungkidul Tertular Covid-19, Belum Jelas Sumber Penularannya

Satu Keluarga di Gunungkidul Tertular Covid-19, Belum Jelas Sumber Penularannya

Regional
Wali Kota Mataram Ancam Tutup Pasar Tradisional jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Wali Kota Mataram Ancam Tutup Pasar Tradisional jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
25 Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Pesta Usai Wisuda

25 Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Pesta Usai Wisuda

Regional
Seorang Kepala Dinas di Maluku Positif Covid-19, Dirawat di RSUP Ambon

Seorang Kepala Dinas di Maluku Positif Covid-19, Dirawat di RSUP Ambon

Regional
Hadiri Sidang di BK DPRD Gresik, Keluarga Korban Pemerkosaan Batal Cabut Laporan

Hadiri Sidang di BK DPRD Gresik, Keluarga Korban Pemerkosaan Batal Cabut Laporan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X