Terkendala Jaringan Internet, Belajar dari Rumah Diusulkan lewat Radio

Kompas.com - 04/04/2020, 09:36 WIB
Seorang siswa belajar di rumah melalui aplikasi media sosial pada masa tanggap darurat di Gorontalo. Sebagian siswa lain terkendala tidak memiliki telepon seluler dan tidak ada akses internet. KOMPAS.COM/ROSYID A AZHARSeorang siswa belajar di rumah melalui aplikasi media sosial pada masa tanggap darurat di Gorontalo. Sebagian siswa lain terkendala tidak memiliki telepon seluler dan tidak ada akses internet.

GORONTALO, KOMPAS.com - Proses belajar mengajar secara daring selama masa tanggap darurat pandemi virus corona baru atau Covid-19 di Provinsi Gorontalo terkendala teknologi dan akses internet.

Tak semua guru dan siswa memiliki ponsel pintar dan tersentuh jaringan internet, khususnya yang berada di desa terpencil.

Hal itu membuat kegiatan belajar mengajar dari rumah tak bisa dijalankan secara efektif.

"Setelah dilakukan evaluasi metode pembelajaran daring oleh pengawas pendidikan, pembelajaran daring di Provinsi Gorontalo belum 100 persen optimal implementasinya," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo Yosef Koton saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: Dukung Belajar Online, Komisi X DPR Minta Pemerintah Perkuat Jaringan Internet

Menurut Yosef, keterbatasan teknologi dan akses internet menjadi masalah utama. Siswa tak mengetahui tugas yang diberikan para guru.

Yosef menyebutkan, salah satu solusi yang muncul dalam rapat evaluasi itu adalah menggunakan radio.

Para guru diminta mengirimkan tugas tersebut ke radio sehingga para siswa yang berada di pedalaman bisa mendengarkan radio untuk mengetahui tugas mereka.

Pemerintah Provinsi Gorontalo pun akan bekerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Suara Rakyat Hulondalo.

Baca juga: Dinilai Hanya Coba-coba, 4 Pemakai Narkoba yang Diduga Pejabat dari Gorontalo Akan Direhabiltiasi

"Menyusun jadwal pemberitaannya bersama-sama dengan pengelola radio," kata Yosef.

Selain itu, para guru juga diminta mengirimkan tugas melalui aplikasi pesan instan WhatsApp kepada orangtua atau kerabat siswa yang memiliki ponsel pintar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

Regional
Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Regional
Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Regional
Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Regional
Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Regional
Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Regional
Gegara Kata 'Nyawiji', Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Gegara Kata "Nyawiji", Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Regional
Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Regional
Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Sekolah Tatap Muka Masuk Tahap Finalisasi, Risma: Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Kemudi Rusak, Truk Tangki Tabrak Rumah di Pelalawan, Bocah 11 Tahun Tewas

Regional
Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Jalintim Riau yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 2 Luka-luka

Detik-detik Truk Tangki Tabrak Rumah di Jalintim Riau yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 2 Luka-luka

Regional
Kabur dari Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya 2 Hari Kemudian

Kabur dari Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Meninggal di Rumahnya 2 Hari Kemudian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X