Kompas.com - 04/04/2020, 06:25 WIB
Sebelum keluar dari ruang isolasi RSUD dr Soedono, Sarno, pasien positif corona yang sudah dinyatakan sembuh melambaikan tangan berfoto setelah jarum infus dilepas dari tangannyan, Kamis (2/4/2020). Dokumen Pribadi SarnoSebelum keluar dari ruang isolasi RSUD dr Soedono, Sarno, pasien positif corona yang sudah dinyatakan sembuh melambaikan tangan berfoto setelah jarum infus dilepas dari tangannyan, Kamis (2/4/2020).

 

"Muka sekuat tembok Berlin dan telinga harus tuli"

Sarno, seorang warga asal Magetan, Jawa Timur, dinyatakan sembuh dari corona setelah menjalani isolasi.

Sarno menuturkan, hal pertama yang dilakukannya adalah mengusir rasa cemas.

"Mental kita harus seperti baja, muka harus seperti tembok Berlin dan telinga kita harus tuli," kata dia.

Sebab, menurut dia, hal-hal yang memicu kecemasan dapat menurunkan ketahanan tubuh.

"Di sini saya sama sekali tidak memikirkan macam-macam. Untuk sembuh harus semangat dari kita sendiri, bukan orang lain," ujar Sarno.

Ia pun selalu mencari hiburan di tengah proses isolasi, seperti memutar video lucu dan bercanda bersama keluarganya melalui grup WhatsApp.

Baca juga: Cerita Cinta Orangtua, Rawat Anak Balitanya yang Positif Corona hingga Sembuh

"Ubah ketakutan menjadi optimisme"

Ilustrasi pasien terinfeksi virus coronaShutterstock Ilustrasi pasien terinfeksi virus corona
Seorang pasien corona yang telah dinyatakan sembuh, Arief Rahman Hakim, menuturkan pengalamannya berjuang melawan Covid-19.

Sempat diisolasi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur, Arief kini kembali berkumpul dengan keluarganya.

Mengubah ketakutan menjadi optimisme adalah hal yang selalu ia lakukan selama diisolasi.

"Virus ini enggak ada obatnya, kecuali memotivasi diri. Mengubah ketakutan menjadi sebuah optimisme," kata dia.

Dengan demikian, kata Arief, kekebalan tubuh semakin kuat.

Ia pun mengaku mendapat pelajaran berharga, yakni mensyukuri hidup setiap kali membuka mata.

"Setiap bangun tidur, saya selalu bersyukur," kata dia.

Ia pun berkomitmen tak membuka gadget dan memilih berdzikir serta membaca buku motivasi selama dirawat.

Baca juga: 2 Pasien Kembali Sembuh, Tak Ada Pasien Positif Virus Corona di Magetan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X