Menyoal Pasien Corona Telantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Kompas.com - 04/04/2020, 06:17 WIB
Wali Kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution meninjau RSUD dan menyatakan siap menangani pasien Covid-19, Minggu (22/3/2020). Namun, Selasa (31/3/2020), pihak RS menolak merawat PDP rujukan dan malah merujuk pasien kembali ke RS GL Tobing di Deli Serdang. handoutWali Kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution meninjau RSUD dan menyatakan siap menangani pasien Covid-19, Minggu (22/3/2020). Namun, Selasa (31/3/2020), pihak RS menolak merawat PDP rujukan dan malah merujuk pasien kembali ke RS GL Tobing di Deli Serdang.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang PDP Covid-19 telantar selama 3 jam saat dibawa ke RSUD Kota Padang Sidempuan pada Selasa (31/3/2020) malam dengan alasan ruang isolasi masih belum siap.

Padahal, RSUD Kota Padang Sidempuan adalah salah satu RS rujukan penanganan Covid-19.

PDP datang dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggunakan ambulans milik pemkab sekitar pukul 17.30 WIB,

Namun, setelah tiga jam tertahan dan tidak mendapatkan penanganan, PDP tersebut dirujuk kembali ke RS GL Tobing di Deli Serdang.

Hal tersebut dikeluhkan oleh sopir ambulans, M Nasution.

Baca juga: RSUD Padang Sidempuan Tolak Rawat PDP Covid-19, Pasien Telantar 3 Jam

"Tidak etis seperti ini, harusnya pihak RSUD Kota Padang Sidempuan sudah siap. Apalagi rumah sakit ini dijadikan pemerintah pusat sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19," kata Nasution.

Dia juga mengeluhkan tindakan pihak RSUD Padang Sidempuan yang terkesan lamban dan bertele-tele.

Padahal status pasien yang dibawanya PDP dan harus mendapat penanganan yang baik.

"Tidak benar ini petugas rumah sakitnya. Sampai berapa jam menunggu, rupanya pasien dirujuk lagi ke Medan. Buat apa rumah sakit ini dijadikan rujukan," keluh sopir.

Baca juga: Belum Ada Bantuan Pusat, Pemkot Padang Sidempuan Siapkan 70 Set APD

Ruang isolasi belum siap

Ilustrasi karantina,SHUTTERSTOCK Ilustrasi karantina,
Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kota Padang Sidempuan Tetty Rumondang mengatakan pihaknya menolak PDP asal Madina karena fasilitas ruang isolasi masih dalam tahap pengerjaan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X