[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

Kompas.com - 04/04/2020, 06:06 WIB
Syekh Puji Syekh Puji

Sementara itu, tim dokter RSWS Makassar menyatakan, almarhum dinyatakan bertatus PDP saat menjalani perawatan.

Baca berita selengkapnya: Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia, Dimakamkan Sesuai Prosedur Pasien Covid-19

2. Terbongkarnya kasus Syekh Puji nikahi bocah berusia 7 tahun

Syekh Puji langsung membantah tudingan tersebut dan mengaku dia adalah korban pemerasan senilai Rp 35 miliar.

Dirinya mengaku, kasus tersebut terungkap setelah permintaan uang tersebut tidak diturutinya.

"Permasalahan ini berawal dari adanya skenario permintaan uang kepada saya sejumlah Rp 35 miliar dengan ancaman akan membuat berita tentang saya menikah lagi dengan anak di bawah umur berusia 7 tahun yang dipastikan akan viral karena info yang bersumber dari salah satu keluarga besar saya pasti akan dipercaya," katanya dalam surat pernyataan yang dibuat pada hari Kamis (2/4/2020).

Baca berita selengkapnya: Kronologi Terbongkarnya Pernikahan Syekh Puji dengan Bocah 7 Tahun, Berawal dari Pengaduan Keluarga

3. Viral rekaman perampokan di rumah lansia

Tangkapan layar rekaman kamera pengawas saat ketiga rampok menyekap seorang perempuan lanjut usia saat beraksi di sebuah rumah di Jalan Pangeran Natakusuma, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (27/3/2010).istimewa Tangkapan layar rekaman kamera pengawas saat ketiga rampok menyekap seorang perempuan lanjut usia saat beraksi di sebuah rumah di Jalan Pangeran Natakusuma, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (27/3/2010).

Direktur Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat Kombes Veris Septiansyah, mengatakan, wajah tersangka pertama berinisial A alias Anda tertangkap kamera CCTV.

Bermodal itu, polisi segera melacak dan menangkap dua dari tiga anggota komplotan perampok.

Salah satu pelaku tertangkap di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalbar, pada Rabu (1/4/2020) malam.

“Tersangka pertama sempat mengelabui petugas dengan alasan ingin buang air kecil, lalu melarikan diri. Saat diberikan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan, petugas terpaksa menembaknya," ujar Veris.

Baca berita selengkapnya: Viral Video Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Polisi Tangkap Pelaku berkat CCTV

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
Disebut Makan Gaji Buta, Adik Tiri Sultan HB X Buka Suara

Disebut Makan Gaji Buta, Adik Tiri Sultan HB X Buka Suara

Regional
Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Regional
Pencurian Motor di Medan Terungkap karena GPS, 2 Pelakunya Ditembak

Pencurian Motor di Medan Terungkap karena GPS, 2 Pelakunya Ditembak

Regional
Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Regional
Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Regional
Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Regional
Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Regional
Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Regional
Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Regional
Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Regional
Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Regional
Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Regional
Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X