Barang Tak Laku karena "Social Distancing", Pedagang Pakaian Merampok untuk Biayai Operasi Orangtua

Kompas.com - 03/04/2020, 16:19 WIB
Kapolres Demak Jateng  AKBP Fidelis Purna Timuranto  memberikan keterangan saat gelar perkara perampokan minimarket di wilayah pantura , Jumat (3/4/2020) KOMPAS.COM/ARI WIDODOKapolres Demak Jateng AKBP Fidelis Purna Timuranto memberikan keterangan saat gelar perkara perampokan minimarket di wilayah pantura , Jumat (3/4/2020)

DEMAK,KOMPAS.com – Sejak diberlakukan social distancing akibat pandemi corona, banyak warga yang terkena imbas secara langsung.

Di antaranya, para pedagang yang terancam gulung tikar karena sepi pembeli.

Tak terkecuali, Afdian Saputra (33), warga Desa Tegal Ombo RT 02 RW 02 Kecamatan Bangur Kabupaten Lampung Timur dan rekannya Baihaki (33), warga Desa Kertanegara RT 01 RW 02 Kecamatan Madang Suku Dua Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan.

Baca juga: Kawanan Rampok yang Sekap Lansia di Pontianak Telah Beraksi di 14 Rumah

Dua lelaki pedagang pakaian di daerah Pati Jawa Tengah ini gelap mata sejak dagangannya sering tak laku karena orang lebih banyak berdiam di rumah daripada berbelanja di tempatnya.

Demi menghidupi keluarga dan membayar angsuran, mereka berdua nekat merampok minimarket di wilayah pantura yang buka 24 jam.

Aksi berhenti ketika timah panas aparat kepolisian menghajar kaki mereka akibat melawan saat digrebeg di tempat persembunyian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini mereka berdua tengah meringkuk di sel tahanan Mapolres Demak Jawa Tengah sambil menunggu keputusan hukuman.

Berdasarkan data yang dihimpun saat gelar perkara di Pendopo Parama Satwika, Mapolres Demak, Jumat (3/4/2020), Afdian dan Baihaki mulai melancarkan aksi perampokan sejak Maret 2020.

Mereka menyasar minimarket yang sepi pada dinihari.

“Dulu jualan baju bisa dapat Rp 100 ribu. Akhir akhir ini bajunya tak laku. Hutangnya banyak, sampai Rp 50 juta. Buat biaya operasi jantung bapak di Lampung,“ kata tersangka Afdian.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka Afdian dan Baihaki memilih minimarket yang buka 24 jam.

Saat beraksi keduanya selalu membawa senjata api rakitan dan senjata tajam.

Senjata itu untuk mengancam dan menakut nakuti korban agar bersedia menunjukkan dan membuka brankas uang.

Dengan berboncengan naik sepeda motor, kedua pelaku berputar putar mencari sasaran minimarket yang sepi.

Kemudian, tersangka Afdian selaku eksekutor masuk ke minimarket dan berpura pura menjadi pembeli dan langsung menodongkan pistol kepada kasir.

“Pistolnya untuk nakut nakuti agar kasirnya mau membuka brankas uangnya. Kalau minimarket kan sepi dan pasti ada uangnya. Kita ambil uang, rokok, dan parfum,” kata Afdian yang mengaku istrinya baru hamil tiga bulan.

Baca juga: Viral Video Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Polisi Tangkap Pelaku Berkat CCTV

Kapolres Demak AKBP Fidelis Purna Timuranto mengungkapkan, kedua tersangka pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan di minimarket ini berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Demak saat bersembunyi di sebuah hotel dan rumah temannya di Pati, Jawa Tengah.

“Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan. Terpaksa kita lakukan tindakan terukur dengan menembak kaki pelaku untuk pelumpuhan,” ungkap Fidelis.

“Dari hasil kejahatannya itu, total mendapatkan uang sekitar Rp 90 juta. Menurut pengakuan mereka ini, hasil kejahatannya untuk bayar utang dan dikirim ke anaknya,” ujar Fidelis.

Selain uang dan hasil kejahatannya, dari dua tangan tersangka juga turut diamankan barang bukti dua pucuk senjata api rakitan beserta amunisinya, tiga buah golok dan dua pisau, sepeda motor Vixion serta kunci T.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasusnya, kedua tersangka mengaku beraksi sebanyak lima kali di lokasi yang berbeda, di Demak sebanyak dua kali yakni di wilayah Karanganyar dan Karangtengah, di wilayah Pati dua lokasi kejadian dan di wilayah Rembang.

“Mereka kita jerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya 10 tahun penjara,” tegas Fidelis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X