Barang Tak Laku karena "Social Distancing", Pedagang Pakaian Merampok untuk Biayai Operasi Orangtua

Kompas.com - 03/04/2020, 16:19 WIB
Kapolres Demak Jateng  AKBP Fidelis Purna Timuranto  memberikan keterangan saat gelar perkara perampokan minimarket di wilayah pantura , Jumat (3/4/2020) KOMPAS.COM/ARI WIDODOKapolres Demak Jateng AKBP Fidelis Purna Timuranto memberikan keterangan saat gelar perkara perampokan minimarket di wilayah pantura , Jumat (3/4/2020)

Dalam menjalankan aksinya, tersangka Afdian dan Baihaki memilih minimarket yang buka 24 jam.

Saat beraksi keduanya selalu membawa senjata api rakitan dan senjata tajam.

Senjata itu untuk mengancam dan menakut nakuti korban agar bersedia menunjukkan dan membuka brankas uang.

Dengan berboncengan naik sepeda motor, kedua pelaku berputar putar mencari sasaran minimarket yang sepi.

Kemudian, tersangka Afdian selaku eksekutor masuk ke minimarket dan berpura pura menjadi pembeli dan langsung menodongkan pistol kepada kasir.

“Pistolnya untuk nakut nakuti agar kasirnya mau membuka brankas uangnya. Kalau minimarket kan sepi dan pasti ada uangnya. Kita ambil uang, rokok, dan parfum,” kata Afdian yang mengaku istrinya baru hamil tiga bulan.

Baca juga: Viral Video Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Polisi Tangkap Pelaku Berkat CCTV

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolres Demak AKBP Fidelis Purna Timuranto mengungkapkan, kedua tersangka pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan di minimarket ini berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Demak saat bersembunyi di sebuah hotel dan rumah temannya di Pati, Jawa Tengah.

“Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan. Terpaksa kita lakukan tindakan terukur dengan menembak kaki pelaku untuk pelumpuhan,” ungkap Fidelis.

“Dari hasil kejahatannya itu, total mendapatkan uang sekitar Rp 90 juta. Menurut pengakuan mereka ini, hasil kejahatannya untuk bayar utang dan dikirim ke anaknya,” ujar Fidelis.

Selain uang dan hasil kejahatannya, dari dua tangan tersangka juga turut diamankan barang bukti dua pucuk senjata api rakitan beserta amunisinya, tiga buah golok dan dua pisau, sepeda motor Vixion serta kunci T.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasusnya, kedua tersangka mengaku beraksi sebanyak lima kali di lokasi yang berbeda, di Demak sebanyak dua kali yakni di wilayah Karanganyar dan Karangtengah, di wilayah Pati dua lokasi kejadian dan di wilayah Rembang.

“Mereka kita jerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya 10 tahun penjara,” tegas Fidelis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X