Curi Ponsel dan Uang Rp 75.000, Pria Asal Surabaya Tewas Diamuk Massa

Kompas.com - 03/04/2020, 15:35 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Budy Edy Purnomo (41) dihakimi massa setelah kepergok mencuri ponsel dan uang Rp 75.000 di Desa Pertapan Maduretno, Kacamatan Taman, Sidoarjo.

Dilansir dari Tribunjatim.com, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/4/2020). Sebelum amuk massa terjadi, Budi datang mengendarai sepeda motor dan parkir di samping rumah Rini Windayati (35).

Melihat suasana sepi, Budi masuk ke dalam rumah Rini. Saat itu Rini pulang dari pasar dan tak curiga melihat motor di samping rumahnya. Ia mengira motor tersebut milik teman anaknya.

Saat hendak ke dapur, Rini kaget melihat pria tak dikenal membawa tas keluar dari dalam rumah.

Baca juga: Kronologi Pria Mabuk Nyaris Tewas Diamuk Warga, Dikira Maling Ternak

Mengetahui pria tersebut membawa tasnya, Rini pun mengejar dan berhasil mengambil kunci kontak motor pelaku.

Rini pun beteriak meminta tolong dan warga pun berdatangan.

Budi berusaha melarikan diri. Namun ia berhasil ditangkap oleh puluhan warga.

Karena emosi, massa pun beramai-ramai memukuli Bud hingga pria asal Surabaya itu tewas. Kegeraman warga muncul karena beberapa kali terjadi pencurian di wilayah tersebut.

Bahkan di rumah Rini, dua empat kali disatroni maling.

Baca juga: Salah Pilih Jalan hingga Terjebak Hajatan, Penjambret Ponsel Ditangkap dan Diamuk Warga

Pertama barang di rumah hilang, kemudian berulang. Pencurian ketiga adalah sepeda motor dan peristiwa terakhir adalah pencurian keempat,

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X