65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Kompas.com - 03/04/2020, 11:48 WIB
Suasana di Dermaga Sodong Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINSuasana di Dermaga Sodong Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

CILACAP, KOMPAS.com - Sebanyak 65 narapidana (napi) yang menghuni sejumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah dibebaskan.

Kepala Lapas Batu sekaligus Koordinator Lapas se-Nusakambangan Erwedi Supriyatno mengatakan, jumlah napi yang dibebaskan akan terus bertambah setiap harinya.

Pembebasan rencananya akan dilakukan secara bertahap hingga 7 April mendatang.

"Rabu (1/4/2020) ada sekitar 35 (napi yang dibebaskan), kemarin Kamis (2/4/2020) sekitar 30, jumlah itu akan terus bertambah. Total perkiraan 100-an (yang akan dibebaskan)," kata Erwedi sata dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Imbas Corona, Narapidana Nusakambangan Sementara Tak Boleh Dibesuk

Menurut Erwedi, pembebasan tidak berlaku untuk napi yang menghuni lapas dengan sistem super maximum security.

"Kecuali Lapas Pasir Putih ada tiga orang, karena memang kasus pidana umum," ujar Erwedi.

Lebih lanjut Erwedi mengatakan pembebasan napi itu berdasarkan Peraturan Menkumham Nomor 10 Tahun 2020 serta Keputusan Menkumham Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19.

"Setiap hari kami melakukan pendataan, setiap hari kami keluarkan yang sudah memenuhi syarat. Lapas mengeluarkan dan diserahkan ke Bapas, Bapas yang mengawasi, termasuk Kejaksaan untuk yang bebas bersyarat," ujar Erwedi.

Baca juga: 60 Hektar Lahan Pertanian Dibuka di Pulau Nusakambangan, Dikelola Napi

Kebijakan tersebut, kata Erwedi, hanya diperuntukkan bagi napi yang memenuhi syarat dan bukan napi kasus terorisme, narkotika, korupsi, kejahatan HAM berat, dan kejahatan transnasional terorganisasi.

Berdasarkan data dari laman Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM pada 17 Maret, terdapat sebanyak 2.004 warga binaan yang tersebar di delapan lapas di Pulau Nusakambangan.

Rinciannya, penghuni Lapas Kelas 1 Batu sebanyak 84 orang, Lapas Kelas II A Besi (387 orang), Lapas Kelas II A Kembangkuning (398 orang), Lapas Kelas II A Pasir Putih (87 orang), Lapas Permisan (472 orang), Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar (60 orang), Lapas Kelas II A Narkotika (419 orang) dan Lapas Terbuka (97 orang).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X