5 Fakta Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Kompas.com - 02/04/2020, 21:44 WIB
Warga Dukuh Kesongo RT 002, RW 001, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2020) malam memakai kostum pocong. Mereka memakai koatum itu setelah foto dua pocong tahun 2019 silam yang diunggah viral di media sosial. Dokumentasi pribadi Anjar PancaWarga Dukuh Kesongo RT 002, RW 001, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2020) malam memakai kostum pocong. Mereka memakai koatum itu setelah foto dua pocong tahun 2019 silam yang diunggah viral di media sosial.

KOMPAS.com - Warganet sempat dibuat heboh dengan beredarnya foto dua warga di Purworejo, Jawa Tengah, yang mengenakan kain putih menyerupai pocong dan disebut tengah berjaga saat karantina wilayah mencegah pandemi corona.

Ternyata, dua foto tersebut bukan di Purworejo, namun di Sukoharjo, Jawa Tengah. Selain itu, foto tersebut dibuat hanya iseng saat acara peringatan malam satu suro pada tahun 2019.

Seperti diketahui, foto tersebut sempat diberitakan media di Korea Selatan, SBS.co.kr.

Berikut ini fakta sebenarnya:

1. Foto diambil tahun 2019

Menurut salah satu tokoh pemuda di Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo, Anjar Panca, foto dua pocong yang viral tersebut diambil pada tahun 2019, saat acara tirakatan malam Satu Suro di desanya.

Anjar, warga Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menjelaskan, saat itu para pemuda hanya iseng saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Foto viral itu sebenarnya kejadian tahun 2019. Itu foto pas malam satu Suro. Kebetulan tirakatannya (malam satu Suro) di situ. Itu iseng-isengnya anak-anak saja," katanya kepada Kompas.com.

2. Disebut di Purworejo

Viral pocong, media korea bahas pocong yang jaga di desa Purworejo. (Tribunnews) Viral pocong, media korea bahas pocong yang jaga di desa Purworejo. (Tribunnews)

Anjar menjelaskan, foto tersebut sempat disebut berada di Desa Tukrejo, Purworejo, Jawa Tengah oleh media di Korea Selatan.

Dirinya lalu mengklarifikasi hal itu dan menyebut foto tersebut berada di Sukoharjo.

"Saat itu sedang nongkrong, karena kami ada sabuk warna putih, lalu ada kain putih juga, ya udah kami berdandan seolah-olah jadi pocong, lalu difoto," terangnya, dilansir dari Tribunnews.

3. Diunggah ulang

Anjar menjelaskan, saat ramai karantina di sejumlah wilayah di tengah wabah corona, salah satu warga Desa Nguter, sengaja mengunggah foto tersebut ke media sosial.

"Setelah foto itu di-share lagi, kemudian viral kemana-mana dan kami tidak bisa mengendalikan."

"Lalu akhirnya muncul di sebuah media jika foto itu berasal dari Purworejo," terangnya.

Dia menjelaskan, setting dalam foto tersebut benar-benar diambil di kampungnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X