Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Kompas.com - 02/04/2020, 21:31 WIB
Kepala Lapas Tegal Sambiyono dan petugas lapas lainnya saat menginterogasi pelaku penyelundup HP dan narapidana yang memesannya, di Lapas Tegal, Minggu (8/2/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKepala Lapas Tegal Sambiyono dan petugas lapas lainnya saat menginterogasi pelaku penyelundup HP dan narapidana yang memesannya, di Lapas Tegal, Minggu (8/2/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Puluhan narapidana kasus pidana umum di Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) Klas IIB Tegal, Jawa Tengah, dibebaskan.

Kepala Lapas Klas II B Tegal Sambiyono mengungkapkan, kebijakan itu diambil sebagai upaya untuk mengurangi penghuni Lapas untuk mencegah penyerabaran atau penularan virus Corona (Covid-19) dalam lingkungan Lapas.

"Paling lambat tanggal 6 April clear 57 narapidana sudah dibebaskan atau pulang ke rumah. Jadi asimilasi, bukan bebas murni," kata Sambiyono saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/4/2020)

Baca juga: Cegah Corona, Puluhan Narapidana Lapas Kendal Bebas Bersyarat

Sambiyono mengungkapkan, mereka yang akan dirumahkan harus memenuhi sejumlah syarat dan kriteria.

Syarat pertama, bukan narapidana kasus narkoba dengan ancaman di atas 5 tahun, bukan napi teroris, serta bukan napi kasus korupsi.

"Kriteria ada dalam Permen Hukum dan HAM, yakni bukan napi narkoba, bukan teroris, bukan koruptor, termasuk bukan napi kejahatan perang. Jadi dari 57 ini lebih banyak pidana umum," kata Sambiyono.

Baca juga: Lapas Tasikmalaya Bebaskan 34 Narapidana

Tak hanya itu, lanjut Sambiyono, narapidana yang akan dibebaskan harus telah menjalani masa hukuman dua pertiga pada 31 Desember 2019.

"Termasuk memiliki catatan kelakuan baik dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Syarat berkelakuan baik ini dibuktikan dengan surat register F," paparnya.

Sambiyono mengatakan, narapidana penghuni Lapas Klas IIB Tegal memang kelebihan kapasitas yang seharusnya 250 orang justru terisi 305 narapidana.

"Ya harapannya bisa mengurangi populasi untuk mengantisipasi penularan Covid-19," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Regional
Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

Regional
25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

Regional
Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Regional
Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Regional
Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Regional
Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Regional
Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Regional
KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

Regional
'Saya Yakin Roh Papa Masih Ada, Menyaksikan Saya Meminang Istri...'

"Saya Yakin Roh Papa Masih Ada, Menyaksikan Saya Meminang Istri..."

Regional
Risma Siapkan Psikolog hingga Bantuan Pendidikan kepada 4 Bocah Korban Pencabulan

Risma Siapkan Psikolog hingga Bantuan Pendidikan kepada 4 Bocah Korban Pencabulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X