Kompas.com - 02/04/2020, 18:08 WIB
Lapas 2A Kendal Jawa Tengah. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINLapas 2A Kendal Jawa Tengah. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Puluhan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIA Kendal, Jawa Tengah, dibebaskan.

Kepala Lapas 2A Kendal Samsul Hidayat menjelaskan, baru sebagian narapidana yang dibebaskan.

"11 napi sudah dibebaskan Rabu (1/04/2020) kemarin dan sisanya hari Jumat (3/4/2020)-Sabtu (4/04/2020). Total ada 60 narapidana," ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).

Dia menjelaskan, belasan napi yang sudah dibebaskan terlebih dahulu mempunyai surat kebebasan bersyarat.

Baca juga: Imbas Wabah Covid-19, Panwascam dan Panwasdes Kendal Berhentikan Sementara

Sementara, kata dia, 49 narapidana masih dalam proses pemberkasan.

“Ini untuk menghindari penyebaran Covid-19,” ucap Samsul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Samsul menambahkan, total keseluruhan jumlah narapidana di Lapas 2A Kendal berjumlah 247 orang.

"Mereka adalah napi umum yang sudah menjalani masa hukuman 2/3 dari lamanya tahanan dan harus ada penjaminnya," ujarnya.

Dia menjelaskan, seorang penjamin harus mempunyai hubungan keluarga dengan narapidana tersebut.

“Napi yang dibebaskan harus berada di rumah dan tidak boleh melakukan kejahatan. Bila ketahuan melanggar hukum, surat kebebasannya akan dicabut,” ujarnya.

Baca juga: Suhu Tubuh Capai 37,5 Derajat Celcius, Pria Asal Semarang Ini Tak Boleh Masuk Kendal

Samsul menegaskan seluruh narapidana di Lapas 2A Kendal sehat dan melakukan aktivitas seperti biasa.

Hanya saja, pihaknya sejak 10 Maret 2020, sudah menutup kunjungan dari luar, dan tidak mau menerima napi baru.

Keluarga napi  hanya diperbolehkan mengirim makanan dari luar, yang diterima oleh petugas. 

“Meskipun tidak bisa berkunjung, napi bisa video call dengan keluarganya. Ada enam telpon yang kami sediakan,” kata Samsul.

 

Sementara itu, salah satu penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) 2A Kendal Jawa Tengah, Eko suwarno mengaku senang lantaran dalam waktu dekat akan dibebaskan.

Warga Kendal yang ditahan karena kasus penggelapan ini mengaku, sebenarnya masih harus menjalani hukuman beberapa bulan lagi.

“Saya senang, karena akan bertemu keluarga di rumah,” kata Eko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X