Seorang PDP di Singkawang Meninggal Dunia, Hasil Rapid Test Negatif

Kompas.com - 02/04/2020, 17:48 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Seorang pasien dalam pengawasan ( PDP) yang dirawat di ruang isolasi RSUD Abdul Azis Singkawang, Kalimantan Barat, meninggal dunia, Kamis (2/4/2020).

Direktur RSUD Abdul Azis Singkawang, Ruchanihadi, mengatakan pasien laki-laki berusia 12 tahun itu diketahui adalah santri yang pulang dari Jawa Timur.

Dia kemudian mengalami batuk dan demam, sehingga dibawa ke rumah sakit.

“Lantaran memiliki ciri-ciri Covid-19, kemudian kita tetapkan sebagai PDP,” kata Ruchanihadi, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Pria di Singkawang Ikut Diisolasi karena Bawa Pulang Anaknya yang Sakit dari Jakarta

Dokter spesialis penyakit dalam ini menekankan, hasil swab test almarhum belum keluar dari Litbangkes Kemenkes di Jakarta, sehingga belum diketahui apakah terjangkit Covid-19 atau tidak.

“Namun berdasarkan rapid test yang kita lakukan hasilnya negatif, tetapi sekali lagi kita tetap menunggu hasil sampel yang kita kirim ke Jakarta,” ujar Ruchanihadi.

Saat ini RSUD Abdul Aziz merawat enam pasien di ruang isolasi, yang terdiri dari empat pasien dalam kategori PDP menunggu hasil tes dan dua pasien terkonfirmasi Covid-19.

Sementara Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya satu orang pasien dengan status PDP di RSUD Abdul Azis Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

“Saya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya pasien, dan semoga keluarga yang ditinggalkan tabah,” kata Tjhai Chui Mie.

Baca juga: Kapolres Singkawang Marahi Pemilik Warung Kopi yang Tak Indahkan Imbauan

Tjhai Chui Mie meminta agar warga Kota Singkawang tidak panik menyikapi kabar duka ini.

“Tetap ikuti instruksi pemerintah, instruksi gubernur dan imbauan-imbauan dari pemerintah kota,” ujar Tjhai Chui Mie

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nelayan Temukan Hiu Berwajah Mirip Manusia, Sempat Dibuang karena Takut

Nelayan Temukan Hiu Berwajah Mirip Manusia, Sempat Dibuang karena Takut

Regional
Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Dugaan Rekayasa Kasus dan Pencemaran Nama Baik

Regional
Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Pilu, Bocah 10 Tahun Meninggal Setelah Diduga Diperkosa, Sempat Demam dan Muntah Darah

Regional
Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Usai Tikam Warga, Seorang Pencuri Tewas Dihajar Massa, Ini Kronologinya

Regional
Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Penjelasan Lengkap 4 Petugas Forensik Tersangka Penistaan Agama hingga Dibebaskan

Regional
Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X