Kabar Baik, Pasien 01 dan 02 Positif Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Kompas.com - 02/04/2020, 14:38 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana mengatakan sampai saat ini data yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Penanganan virus corona atau covid-19 Provinsi Kepri hingga saat ini menunjukan penambahan pasien virus corona, Kamis (19/3/2020) KOMPAS.COM/HADI MAULANAKepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana mengatakan sampai saat ini data yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Penanganan virus corona atau covid-19 Provinsi Kepri hingga saat ini menunjukan penambahan pasien virus corona, Kamis (19/3/2020)

BATAM, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep Yudiana memberikan kabar baik terkait kondisi terkini pasien positif corona di Kepri.

Ia mengatakan pasien 01 dan 02 yang positif corona atau positif Covid-19 di Kepri akhirnya diyatakan sembuh dan saat ini dalam kondisi sehat.  

Hal ini setelah berdasarkan hasil tes follow up kedua yang hasilnya adalah negatif corona bagi kedua pasien. Sedangkan hasil follow up pertama sebelumnya juga negatif.

Dengan demikian sesuai kriteria, pasien positif pertama dan kedua ini di Kepri ini dapat dinyatakan sembuh dan bebas dari Covid-19.

“Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pasien pertama dan kedua positif covid-19 dinyatakan sembuh,” kata Tjetjep kepada Kompas.com melalui telepon, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Saat Jokowi Mendadak Tinjau Pelabuhan Batam Centre, Respons Kerisauan Soal 33.000 TKI Masuk Kepri

Menurut Tjetjep, setelah dinyatakan sembuh, pasien 01 dan 02 kini bisa kembali berinteraksi di lingkungan masyarakat di tempat tinggal mereka masing-masing.

Tjetjep menambahkan, pasien 01 adalah pasien asal Tanjungpinang yang dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib.

Sedangkan 02 yakni pasien asal Kabupaten Karimun yang dirawat di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani.

“Dengan dinyatakannya sembuh kedua pasien ini, tentunya di Kota Tanjungpinang saat ini tinggal dua orang yang dinyatakan positif, sedangkan Kabupaten Karimun tidak ada lagi alias nihil,” jelas Tjetjep.

Baca juga: UPDATE 1 April, Pasien Positif Corona di Kepri Bertambah Jadi 7 Orang

Lebih jauh Tjetjep mengatakan, sebelumnya ada tujuh pasien yang dinyatakan positif corona, yakni pasien 01 di Tanjungpinang (sembuh), pasien 02 dari Karimun (sembuh), pasien 03 dari Batam (meninggal dunia).

Pasien 04 dari Batam, pasien 05 dari Batam (meninggal dunia), pasien 06 dari Tanjungpinang dan pasien 07 juga dari Tanjungpinang.

Pasien 01 yang merupakan seorang pria berusia 75 tahun. Ia sebelumnya dinyatakan positif setelah pulang dari Johor Malaysia. Kepergiannya ke Johor dalam rangka memeriksakan kesehatannya di salah satu RS di sana.

Sementara untuk pasien 02 yang berasal dari Kabupaten Karimun juga merupakan laki-laki berusia 45 tahun.

Pasien 02 ini juga memiliki riwayat pernah berkunjung ke Malaysia dan setibanya di Karimun pasien megeluhkan batuk bahkan sempat batuk darah. Ia kemudian dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani.

Baca juga: TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain Lockdown Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X