Polisi Duga PNS yang Tewas di Hutan Pinus Bandung Dibunuh di Tempat Lain

Kompas.com - 02/04/2020, 11:44 WIB
Ilustrasi hutan pinus. Tribun Jogja/Hamim ThohariIlustrasi hutan pinus.

BANDUNG, KOMPAS.com - Penyelidikan Samiyo Basuki Riyanto (61), Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditemukan tewas di sebuah hutan pinus Jalan Raya Banjaran Pangalengan tepatnya di Kampung Mekarmulya Rw 007 Desa Tribaktimulya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, terus dilakukan.

Polisi menduga pembunuhan korban dilakukan di lokasi lain, sedangkan di hutan pinus tempat mayat ditemukan hanya lokasi pembuangan korban saja.

"Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), diduga (pembunuhan) tidak dilakukan di lokasi pembuangan mayat," kata Kapolsek Pangalengan AKBP Umar Said dalam pesan singkatnya, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: PNS yang Ditemukan Tewas di Hutan Pinus Bandung Diduga Korban Pembunuhan

Pada saat ditemukan, terdapat luka di tubuh korban seperti di dada, dagu, muka, kepala hingga tangan. Polisi bahkan menduga Samiyo korban pembunuhan yang dilakukan di tempat lain.

"Korban diduga merupakan korban pembunuhun dan diduga dilakukan di luar TKP pembuangan mayat," kata Umar.

Sampai saat ini polisi terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus pembunuhan tersebut.

Seperti diketahui, pada tubuh korban, polisi mendapatkan dompet kulit cokelat berisi identitas korban, ATM dan sejumlah uang.

Selain itu terdapat masker putih yang terdapat bercak darah yang juga diamankan polisi.

Baca juga: Seorang PNS Ditemukan Tewas di Hutan Pinus Bandung

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X