Ini Penjelasan KKP soal 316 Pekerja dari Italia Tiba di Bali Tak Dikarantina

Kompas.com - 02/04/2020, 11:15 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebanyak 316 anak buah kapal (ABK) Kapal Pesiar MSC Splendida tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (31/3/2020) malam.

Ratusan ABK itu tiba dari Genoa, Italia. Mereka menumpangi penerbangan komersil maskapai Qatar Airlines dengan rute Genoa-Doha-Denpasar.

Meski terbang dari negara pandemi virus corona atau Covid-19, seluruh pekerja ini tak dikarantina oleh Pemprov Bali.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar, Lucky Tjahjono menuturkan mengapa mereka tak dikarantina setelah tiba di Bali.

Baca juga: Tiba di Bali, 316 Pekerja Indonesia dari Italia Tak Dikarantina

Lucky mengatakan, para pekerja ini sebelumnya sudah dikarantina selama 14 hari di kapal tempatnya bekerja.

Mereka juga sudah dinyatakan sehat oleh otoritas kesehatan Italia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, saat di Italia, mereka hanya melintas dari pelabuhan menuju ke bandara dan langsung terbang ke Indonesia.

Dalam hal ini, KKP telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Italia.

"KBRI kontak kami juga bahwa yang ini aman. Sudah dikarantina di kapalnya. Mereka juga enggak ke darat atau ke mana-maan (saat di Italia). Ada keterangan karantina. Sudah ada surat dari perusahaannya," kata Lucky, saat dihubungi, Kamis (2/4/2020).

Kemudian, saat tiba di Bali, para pekerja ini diperiksa kesehatannya dan diwawancarai satu per satu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X