Saat Jokowi Mendadak Tinjau Pelabuhan Batam Centre, Respons Kerisauan Soal 33.000 TKI Masuk Kepri

Kompas.com - 02/04/2020, 11:00 WIB
Kerisauan Isdianto tentang dipulangkannya TKI dari Malaysia dan Singapura melalui Kepri, langsung direspon Jokowi dengan mengecek langung ke lapangan, tepatnya ke Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Rabu (1/4/2020).. KOMPAS.COM/HADI MAULANAKerisauan Isdianto tentang dipulangkannya TKI dari Malaysia dan Singapura melalui Kepri, langsung direspon Jokowi dengan mengecek langung ke lapangan, tepatnya ke Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Batam, Rabu (1/4/2020)..

KOMPAS.com- Dalam perjalanan pulang dari kunjungan di Kepulauan Riau ( Kepri), Presiden Joko Widodo tiba-tiba menuju ke Pelabuhan Feri International Batam Centre, Rabu (2/4/2020).

Padahal menurut pemerintah Kepri, meninjau pelabuhan internasional awalnya tidak masuk dalam agenda kunjungan presiden.

Tinjauan Jokowi tersebut ditujukan sebagai respons atas kerisauan masyarakat Kepri mengenai masuknya puluhan ribu Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) melalui Kepri.

Baca juga: TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain Lockdown Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

33.000 TKI dari Malaysia

81 tenaga kerja Indonesia (TKI) dideportasi dari Malaysia ke Batam dan ke Pelabuhan Internasional Sribintan Pura, Selasa (24/3/2020) sore kemarin. 81 orang TKI terdiri dari laki-laki 46, 33 orang perempuan dan dua orang anak-anak dalam keadaaan sehat.KOMPAS.COM/HADI MAULANA 81 tenaga kerja Indonesia (TKI) dideportasi dari Malaysia ke Batam dan ke Pelabuhan Internasional Sribintan Pura, Selasa (24/3/2020) sore kemarin. 81 orang TKI terdiri dari laki-laki 46, 33 orang perempuan dan dua orang anak-anak dalam keadaaan sehat.
Plt Gubernur Kepri H Isdianto sebelumnya telah menyampaikan kerisauan masyarakat mengenai masuknya puluhan ribu TKI melalui Kepri.

Mereka khawatir penyelesaian penyebaran virus corona di Kepri tak kunjung selesai.

Dalam laporannya, Isdianto menyebut sudah ada 33.000 TKI dari Malaysia masuk hingga tanggal 30 Maret 2020.

Sebelumnya dalam rapat dengan kementerian melalui video conference, Isdianto juga menyampaikan kekhawatiran tersebut.

Sebab dalam sehari, terhitung ada 3.000 TKI dari Singapura dan Malaysia masuk melalui Kepri.

"Dikhawatirkan akan berdampak kurang baik bagi masyarakat Kepri itu sendiri. Bahkan saat ini masyarakat sudah resah di tengah krisis Covid-19 ini," kata dia saat itu.

Baca juga: Plt Gubernur Riau Lega Keluhannya soal TKI Direspons Presiden Jokowi

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X