Satpol PP Amankan Tiga Pasang Kekasih Bermesraan di Alun-alun Jember

Kompas.com - 02/04/2020, 10:24 WIB
Ilustrasi pacaran. (Shutterstock) Ilustrasi pacaran. (Shutterstock)

JEMBER, KOMPAS.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Pemkab Jember mengamankan tiga pasang kekasih yang sedang bermesaraan di alun-alun Jember, Kamis (2/4/2020).

Bahkan, ada yang tengah berpelukan di pojok alun-alun sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Tiga pasangan tersebut adalah SA, RP, AR, WP, YS, dan HM.

Mereka merupakan warga Banyuwangi yang bersatatus sebagai santri di salah satu pondok pesantren.

Baca juga: Dampak Corona, Stok Darah PMI Jember Terus Berkurang

“Tadi malam saat anggota kami melaksanakan tugas rutin harian, mendapati tiga pasang muda-mudi,” kata Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Herwindo, kepada Kompas.com, via telepon.

Menurut dia, satu pasang dari mereka sedang berpelukan di pojok alun-alun tempat bermain anak-anak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, dua pasang lainnya sedang berada di kursi alun-alun Jember.

“Setelah kami tanya, mereka berasal dari Banyuwangi,” ujar dia.

Satpol PP pun menanyakan keperluan tiga pasangan tersebut tengah malam berada di alun-alun Jember.

 

 

Mereka mengaku datang ke Jember untuk berziarah ke Kecamatan Tanggul.

“Namun, karena kereta sampai jam satu malam di Jember, mereka berusaha mencari tempat untuk istirahat sementara,” terang dia.

Enam orang tersebut tidak menemukan tempat tinggal. Terpaksa menghabiskan waktunya di alun-alun Jember yang sepi.

Selanjutnya, mereka dibawa ke kantor Satpol PP dan diinterogasi.

“Kami tanyakan mereka, ternyata mereka merupakan santri dari Banyuwangi,” tambah Herwin.

Pihak Satpol PP pun menghubungi keluarga mereka untuk datang ke Jember.

Baca juga: Warga Jember Tolak Hotel Wisata Rembangan Jadi Pusat Karantina Covid-19

Rupanya, mereka tidak izin ke orangtua atau pesantren bila hendak ke Jember.

“Ortunya datang habis subuh, kami beri pesan mereka agar menjaga anaknya,” ucap dia.

Tiga perempuan itu pun pulang dengan dijemput oleh kedua orangtuanya.

Sementara, tiga pria lainnya dijemput oleh pengurus pesantren.

“Mereka sudah pulang tadi pagi,” pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X