UPDATE: Wali Kota Sukabumi Umumkan 1 Pasien Pertama Positif Covid-19

Kompas.com - 02/04/2020, 09:21 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi KOMPAS.COM/BUDIYANTOWali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

SUKABUMI, KOMPAS.com - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengumumkan seorang warganya terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab.

''Data yang kami terima ada satu pasien dari hasil swab dinyatakan positif,'' kata Fahmi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (1/4/2020) malam.

Namun, Fahmi tidak menjelaskan riwayat perjalanan pasien sebelum dirawat.

Dia hanya mengatakan pasien datang dalam kondisi demam kemudian dilakukan tracing dan hasil tes swab positif.

Baca juga: Setelah Rapid Test, 300 Polisi di Sukabumi Akan Menjalani Tes Swab

Fahmi menjelaskan pasien yang positif corona memiliki KTP Kota Sukabumi meskipun yang bersangkutan sudah tiga tahun tidak tinggal di kampung halamannya.

''Karena data kependudukan masih berada di wilayah Kota Sukabumi, maka tetap tercatatkan di wilayah Kota Sukabumi,'' ujar mantan wakil wali kota Sukabumi periode sebelumnya.

 

Dia menuturkan, pasien positif Covid-19 ini masih berkaitan dengan kasus sejumlah orang yang terapar virus Corona di salah satu institusi  kenegaraan yang berlokasi di Kota Sukabumi.

"Ia berhubungan dengan salah satu institusi kenegaraan yang ada di wilayah Kota Sukabumi," tutur Fahmi.

Untuk kondisinya, dia melanjutkan saat ini pasien berjenis kelamin laki-laki itu dalam keadaan sehat, tidak memakai alat bantu pernafasan dan dirawat di ruang isolasi RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi.

''Saat ini mendapatkan penanganan yang sangat serius dari Kota Sukabumi,'' ujar mantan anggota DPRD Kota Sukabumi dua periode itu.

Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi menyebutkan data warga terkait Virus Corona hingga Rabu (1/4/2020) pukul 12.00 WIB tercatat orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 146 orang, meliputi 72 orang selesai penanganan dan 74 orang masih proses pemantauan para petugas kesehatan.

Baca juga: Hasil Rapid Test, 300 Siswa Sekolah Polisi di Sukabumi Terpapar Corona

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 18 orang, meliputi 14 orang selesai penanganan (sembuh) dan 4 orang masih proses observasi atau pengawasan di rumah sakit. Serta terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1 orang dalam perawatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Regional
Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Regional
Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Regional
Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Regional
Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Regional
Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Regional
Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Regional
Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Regional
Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Regional
Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Regional
Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Regional
Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Regional
'Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua'

"Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X