Masa Belajar di Rumah Siswa Palembang Diperpanjang hingga 25 April

Kompas.com - 02/04/2020, 07:49 WIB
Penyemprotan cairan disinfektan di jalan raya Palembang dengan menggunakan tiga unit mobil damkar untuk mencegah penyebaran virus corona yang saat ini sedang marak, Senin (23/3/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPenyemprotan cairan disinfektan di jalan raya Palembang dengan menggunakan tiga unit mobil damkar untuk mencegah penyebaran virus corona yang saat ini sedang marak, Senin (23/3/2020).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Wabah penyebaran virus corona di Sumatera Selatan saat ini belum mereda.

Pemerintah setempat pun akhirnya mengambil langkah dengan kembali memperpanjang masa siswa belajar di rumah, mulai dari tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Sebelumnya, para pelajar tersebut belajar di rumah dari tanggal 17 Maret sampai 30 Maret 2020.

Baca juga: Per 1 April, KA Jurusan Palembang-Lampung dan Palembang-Lubuk Linggau Tidak Beroperasi

 

Namun, kebijakan belajar di rumah kemudian diperpanjang sampai 4 April 2020. Kemudian masa belajar di rumah itu ditambah lagi sampai 25 April 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto menjelaskan, meskipun tak datang ke sekolah, para peserta didik masih tetap aktif belajar di rumah dengan menggunakan sistem belajar jarak jauh.

Dalam proses belajar tersebut, para siswa didampingi langsung oleh orangtua saat diberikan pelajaran oleh guru.

"Metode yang digunakan bisa melalui Whatsapp atau aplikasi lainnya. Sehingga siswa ini tetap aktif belajar," kata Zulinto, Kamis (2/3/2020).

Menurut Zulinto, orangtua murid diminta aktif mengawasi anak mereka dalam proses belajar di rumah.

Ia kembali mengingatkan agar tidak memanfaatkan situasi tersebut dengan berlibur ataupun melakukan aktivitas di luar rumah.

"Ini sebagai upaya pencegahan Covid-19. Jangan sampai situasi ini dimanfaatkan untuk liburan karena itu bisa berbahaya," ujarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Kampanye Terakhir, Ganjar Minta Paslon dan Parpol Tak Kerahkan Simpatisan Turun ke Jalan

Hari Kampanye Terakhir, Ganjar Minta Paslon dan Parpol Tak Kerahkan Simpatisan Turun ke Jalan

Regional
Meninggal dengan Luka Lebam, Bocah 7 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Terbongkar Saat Akan Dimakamkan

Meninggal dengan Luka Lebam, Bocah 7 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Terbongkar Saat Akan Dimakamkan

Regional
Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia di Hutan Probolinggo, Berawal dari Warga Bersihkan Lahan

Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia di Hutan Probolinggo, Berawal dari Warga Bersihkan Lahan

Regional
2 Anggota DPRD Kota Bima Dirawat di RS Setelah Positif Covid-19

2 Anggota DPRD Kota Bima Dirawat di RS Setelah Positif Covid-19

Regional
Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpontensi Tsunami

Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpontensi Tsunami

Regional
Ketinggian Banjir di Aceh Utara Mencapai 2 Meter, 5 Desa Terisolir, Warga Mengungsi

Ketinggian Banjir di Aceh Utara Mencapai 2 Meter, 5 Desa Terisolir, Warga Mengungsi

Regional
Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Regional
Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Regional
Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Regional
Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Regional
Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Regional
5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

Regional
Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X