Pulang Malaysia, Seorang Wanita NTT dan Suaminya asal Thailand Jadi ODP Covid-19

Kompas.com - 02/04/2020, 06:48 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang wanita asal Kecamatan Lo Kufeu, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan suaminya asal Thailand langsung masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, setelah datang dari Malaysia.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Atambua KA Halim, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/4/2020) malam.

Menurut Halim, awalnya pihak Imigrasi Atambua mendapat informasi kalau ada dua orang warga Malaysia yang sedang berada sebuah desa di Kecamatan Lo Kufeu.

Baca juga: 1 PDP yang Meninggal di Nagekeo, NTT, Negatif Corona

Kemudian, lanjut Halim, pihaknya langsung bergerak mencari data tentang identitas dua orang tersebut.

"Ternyata keduanya bukanlah warga negara Malaysia. Namun, salah satunya warga negara Thailand dan satunya lagi orang Indonesia. Keduanya merupakan pasangan suami istri," ungkap Halim.

Halim mengatakan, pasangan suami istri itu berangkat dari Malaysia dan tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta pada 19 Maret 2020 lalu.

Khusus untuk yang berkewarganegaraan Thailand, kata Halim, masuk dan tinggal di Indonesia menggunakan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (BVK), berdasarkan data perlintasan yang ada.

Baca juga: Belum Ada Kasus Positif Covid-19, Sebanyak 668 ODP Tercatat di NTT

Halim menyebut, petugas kesehatan Puskesmas Tunabesi, telah melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah wanita itu pada 31 Maret 2020 kemarin.

Hasil pemeriksaan sementara, keduanya masih dalam kondisi sehat, namun tetap menunggu sampai 14 hari ke depannya.

"Keduanya masuk kategori ODP, karena dari luar negeri, tapi belum pasti mengidap Covid-19, kerena sudah diperiksa oleh perawat puskesmas setempat dalam kondisi sehat. Namun, tetap kami tunggu sampai dengan 14 ke depan. Mereka sedang isolasi mandiri di rumah mereka," ujar Halim.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Regional
Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Regional
Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Regional
Tes Psikologi untuk Syarat Mengurus SIM Bisa via Aplikasi, Begini Caranya

Tes Psikologi untuk Syarat Mengurus SIM Bisa via Aplikasi, Begini Caranya

Regional
Penyu Hijau Seberat 50 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Congot Kulon Progo

Penyu Hijau Seberat 50 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Congot Kulon Progo

Regional
Pemkot Banjarmasin Terapkan PPKM Transisi Selama 7 Hari

Pemkot Banjarmasin Terapkan PPKM Transisi Selama 7 Hari

Regional
3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

Regional
Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Regional
Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Regional
Akhyar Nasution: Saya Akan Pecahkan Rekor, Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu

Akhyar Nasution: Saya Akan Pecahkan Rekor, Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu

Regional
Manajemen Artis TikTok Pembuat Kerumunan di Madiun Mengaku Lalai: Kami Akan Lebih Hati-hati

Manajemen Artis TikTok Pembuat Kerumunan di Madiun Mengaku Lalai: Kami Akan Lebih Hati-hati

Regional
Gara-gara Ada 2 Kepala Dinas, Kantor Kadis PU Bina Marga Jember Disegel DPRD

Gara-gara Ada 2 Kepala Dinas, Kantor Kadis PU Bina Marga Jember Disegel DPRD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X