Pasien Positif Corona di Kabupaten Bogor Bertambah Jadi 14 Orang

Kompas.com - 01/04/2020, 21:32 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) ShutterstockIlustrasi virus corona (Covid-19)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan, jumlah pasien positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di wilayahnya bertambah 3 orang.

Penambahan jumlah pasien positif Covid-19 itu terhitung dalam dua hari berturut-turut hingga Rabu (1/4/2020).

Dengan demikian, total pasien yang positif Covid-19 menjadi 14 orang.

Sebanyak 2 di antaranya dinyatakan sembuh dan 1 meninggal dunia.

Baca juga: Bupati Bogor: Ada ASN yang Gajinya Rp 2 Juta, Bagaimana Mau Dipotong?

"Iya totalnya jadi 14 kasus (positif), 2 sembuh dan 1 meninggal dunia," ujar Ade dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Adapun, pasien yang baru terkonfirmasi adalah seorang laki-laki berusia 60 tahun asal Kecamatan Ciomas.

Sedangkan, pada Selasa kemarin yang terkonfirmasi adalah 2 orang perempuan.

"Kemarin perempuan usia 25 tahun asal Kecamatan Cileungsi dan perempuan usia 32 tahun asal Kecamatan Bojong Gede," kata Ade.

Baca juga: Hasil Rapid Test, 300 Siswa Sekolah Polisi di Sukabumi Terpapar Corona

Menurut Ade, bertambahnya tiga pasien positif itu membuat peningkatan

jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Hingga saat ini, ODP di Kabupaten Bogor berjumlah 582 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 275 dinyatakan sehat.

Sedangkan, untuk pasien PDP berjumlah 212, dengan 61 pasien dinyatakan sehat.

Baca juga: Tak Ingin Kena Razia Satpol PP, Perempuan Ini Mengaku ODP Corona

Menurut Ade, peningkatan jumlah itu disebabkan karena rentetan kasus yang berawal dari kluster Jakarta.

Ade mengatakan, dengan bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19, diharapkan membuat masyarakat semakin waspada.

Ade pun mengimbau masyarakat untuk menaati imbauan physical distancing demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19 tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X