Pemudik dari Daerah Terjangkit Corona akan Diisolasi di Stadion Marilonga Ende

Kompas.com - 01/04/2020, 21:31 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyiapkan Stadion Bola Marilonga sebagai tempat isolasi bagi para pemudik yang datang dari daerah terjangkit Covid-19.

Bupati Ende Djafar Achmad mengatakan, stadion ini disiapkan untuk pemudik yang baru tiba di kampung halaman.

"Juga bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Ende yang mudik ke kampung halamannya di Ende, maka kita akan isolasi dulu, sebelum mereka ketemu keluarganya," kata Djafar kepada Kompas.com, Rabu (1/4/2020) malam.

Baca juga: Belum Ada Kasus Positif Covid-19, Sebanyak 668 ODP Tercatat di NTT

Para pemudik, lanjut Djafar, akan diisolasi selama 14 hari di stadion itu.

Menurut Djafar, pihaknya telah menyiapkan 100 tempat tidur kecil lipat dengan fasilitas lengkap.

Terdapat empat aula di lokasi isolasi tersebut. 

Persiapan lokasi isolasi itu hampir 80 persen. Djafar mengatakan, fasilitas pendukung seperti toilet, dapur umum, dan air, telah disiapkan.

"Besok pagi pukul 9.00 WITA, kami rapat terakhir dengan para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ende untuk membahas hal ini," jelas Djafar.

Bupati Ende itu menjelaskan, langkah itu dilakukan untuk memastikan para pemudik tak menularkan virus corona kepada keluarganya di rumah.

Baca juga: Cegah Corona, Dana Desa Dipakai Beli Masker dan Hand Sanitizer untuk Warga

Jika ditemukan pemudik yang mengalami gejala corona, petugas medis akan segera melakukan perawatan.

"Harap kami, dapat mengurangi kontak lansung dengan keluarganya, sebelum 14 hari. Yang lebih utama kami menginginkan agar perantauan sementara jangan pulang kampung dulu," jelas Bupati Ende itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X