Cerita Pasien Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Banyak Makan dan Jangan Takut Dikucilkan

Kompas.com - 01/04/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

MALANG, KOMPAS.com - Rhesa Haryo Wicaksono (22) membagi kisahnya sebagai salah satu pasien yang sembuh dari Covid-19 di Kota Malang.

Menurutnya, selain karena pengobatan yang diberikan oleh dokter, kunci kesembuhannya juga karena kondisi psikis.

Rhesa mengatakan, kondisi psikis menjadi faktor kesembuhannya.

“Kalau memang kena, tetap positif thinking. Tidak usah mikir yang tidak-tidak,” kata Rhesa saat diwawancara melalui sambungan telepon, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Pria Ini Baru Tahu Positif Covid-19 Setelah Sembuh dan Dipulangkan ke Rumah

Rhesa mengatakan, pasien positif corona tidak usah khawatir akan dikucilkan.

Sebab, corona merupakan wabah yang menjadi pandemi global.

“Kan biasanya akan takut dikucilkan, tidak usah dipikir kalau itu. Masyarakat juga mengerti kalau ini wabah,” katanya.

Di sisi lain, Rhesa mengatakan, dibutuhkan pola hidup sehat dan imunitas tubuh yang kuat agar terhindar dari corona.

“Kebersihan dan makan yang banyak. Imun bisa diperoleh kalau nutrisi yang masuk banyak,” ujar dia.

Saat ini, mahasiswa semester akhir dari salah satu universitas negeri di Malang ini itu masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Isolasi itu berlangsung hingga dua pekan sejak dirinya pulang dari Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, tempatnya dirawat sebelumnya.

“Sekarang masih isolasi mandiri. Isolasi mandirinya dua minggu. Harusnya selesainya Jumat ini. Tapi baru bisa kontrol ke dokter pada 7 April. Makanya sampai 7 April tidak keluar (rumah) saja,” katanya.

Selama di rumah, Rhesa tetap menerapkan langkah pencegahan ketika berinteraksi dengan keluarganya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Berlebaran Lewat 'Video Call', Kadang Kesal Lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Berlebaran Lewat "Video Call", Kadang Kesal Lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil Agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil Agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X