Kompas.com - 01/04/2020, 13:59 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menunjukkan peta sebaran ODP di Jatim, Kamis (27/3/2020). KOMPAS.COM/A. FAIZALGubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menunjukkan peta sebaran ODP di Jatim, Kamis (27/3/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemprov Jawa Timur hingga Selasa (31/3/2020) sore telah melakukan rapid test terhadap 2.020 orang warganya.

Dari jumlah itu, 49 orang di antaranya positif berdasarkan alat rapid test.

Terhadap 49 orang yang positif tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta segera dilakukan swab untuk mendapatkan hasil yang tepat tentang status medisnya.

"Kita sudah rapid test 2.020 orang, hasilnya 49 positif. Jadi, kita minta untuk segera diswab agar status pasiennya jelas," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Khofifah mengatakan, jika 49 orang tersebut usai dilakukan swab hasilnya negatif, maka biaya swab akan ditanggung Pemprov Jatim.

"Namun, jika hasilnya positif, maka biaya perawatan akan ditanggung Kementerian Kesehatan," terang dia.

Jatim sendiri, kata Khofifah, menyiapkan 18.400 alat rapid test.

Alat rapid test tersebut bantuan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 8.400 dan sebanyak 10.000 rapid test bantuan dari Yayasan Tzu Chi Buddha.

Alat rapid test dibagikan secara proporsional kepada yang membutuhkan, seperti 65 rumah sakit rujukan dan 38 Dinas Kesehatan se-Jawa Timur.

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Timur per Jumat (31/3/2020) sore tercatat bertambah 2 orang dari 91 menjadi 93 orang.

2 orang tersebut, dari Kabupaten Madiun dan Kabupaten Gresik.

Pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 420 orang, dari sehari sebelumnya yang hanya 366.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, 115 Ruas Jalan di Jatim Ditutup pada Jam Tertentu

 

Adapun orang dalam pemantauan (ODP) bertambah menjadi 6.565 orang, bertambah dari jumlah sebelumnya, 5.812 orang.

Pasien sembuh bertambah 1 orang menjadi 17 orang.

17 pasien sembuh tersebut menurut Khofifah, 13 orang dari Surabaya, 1 orang dari Kabupaten Blitar, dan 3 orang dari Kota Malang.

Sementara 8 orang yang meninggal, 2 orang dari Surabaya, 1 orang dari Sidoarjo, 1 orang dari Kabupaten Malang, 1 orang dari Kabupaten Kediri, 1 orang dari Magetan, 1 orang dari Pamekasan, dan 1 orang dari Gresik. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X