Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/04/2020, 11:15 WIB
Kontributor Magelang, Ika Fitriana,
Dony Aprian

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com - Dua ruas jalan protokol di Kota Magelang ditutup sejak Senin (30/3/2020).

Kedua ruas jalan yang ditutup yakni jalan A Yani dan Jalan Jenderal Sudirman. 

Penutupan dimulai di sisi selatan (dari Yogyakarta/Purworejo) tepatnya di persimpangan Hotel Trio atau Artos Mall dan sisi utara di persimpangan Kebonpolo (dari Semarang).

"Ini bagian upaya kita untuk memutus penyebaran virus corona. Kita tutup total jalan protokol untuk sementara ini," ujar Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono melalui siaran pers kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Densus 88 Temukan Bahan Pembuat Bom Rakitan dari Terduga Teroris di Batang, Jateng

Joko melanjutkan, warga yang hendak ke Kota Magelang maka dipersilakan memilih jalur alternatif yang sudah diarahkan petugas.

"Kita coba seminggu depan, selanjutnya akan kita evaluasi," ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perbuhungan Kota Magelang Singgih Indri Pranggan mengatakan, penutupan sudah dilakukan sejak Senin (30/3/2020) kemarin.

"Penutupan ini sifatnya pengalihan sebagian arus saja yang masuk ke dalam kota," ujarnya.

Dia menuturkan, penutupan jalan dilakukan dengan pemasangan barier atau barikade.

Kendaraan yang datang dari persimpangan Trio atau Artos (dari Yogyakarta/Purworejo) bisa langsung belok kiri menuju kawasan Pakelan atau belok kanan menuju jalur lingkar Jalan Urip Sumoharjo.

"Sedangkan yang dari Utara langsung belok kiri (dari Semarang/Kabupaten Magelang) menuju jalur lingkar Jalan Urip Sumoharjo," jelasnya.

Baca juga: Tiga PDP Corona di Kota Magelang Meninggal, Satu Orang Peserta Ijtima Gowa

Dijelaskan Singgih, khusus untuk warga Magelang bisa melalui jalur lain yang tetap dibuka, seperti Terminal Kebonpolo.

"Penutupan atau pengalihan arus ini semata upaya kita memutus penyebaran virus corona di Kota Magelang. Kami harapkan masyarakat kalau tak ada aktivitas mendesak tidak usah keluar rumah," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com