Cegah Penyebaran Corona, Jalur Masuk ke Bima Diperketat, Jam Malam Diberlakukan

Kompas.com - 31/03/2020, 17:44 WIB
Tim Gugus saat memeriksa suhu tubuh pemudik di wilayah perbatasan Kota Bima dengan Kabupaten Bima, Selasa (31/03/2020) KOMPAS.COM/SYARIFUDINTim Gugus saat memeriksa suhu tubuh pemudik di wilayah perbatasan Kota Bima dengan Kabupaten Bima, Selasa (31/03/2020)

BIMA, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengantisipasi penyebaran virus corona dengan memperketat jalur masuk ke Bima di daerah perbatasan.

Langkah ini diambil Wali Kota Bima Lutfi sebagai upaya mencegah virus corona masuk ke daerahnya.

Kabag Humas Pemkot Bima Abdul Malik mengatakan, pemerintah mengawasi kepulangan para perantau termasuk mahasiswa dan pendatang yang menggunakan transportasi umum khususnya bus antar provinsi.

Baca juga: Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Hal itu dilakukan guna menekan risiko penyebaran virus mematikan tersebut.

Seperti diketahui, Wali Kota telah menetapkan penyebaran virus corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Status itu diberlakukan menyusul dua warga NTB posituf corona beberapa waktu lalu.

Keputusan itu juga diambil karena bertambahnya jumlah ODP di daerah tersebut.

Agar pengawasan dan pemeriksaan ini lebih tertib, tim Gugus Tugas Covid-19 menyediakan posko dan satu persatu para penumpang didata dan dicek kesehatannya.

"Langkah ini kami rasa sangat tepat untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Kami tidak ingin ada warga yang terjankit, sehingga perlu dilakukan pencegahan secara dini dengan memperketat pintu masuk," ujar Malik.

Pengetatan pintu masuk juga karena belum ada kasus Covid-19 di Bima, baik warga yang positif ataupun PDP.

Saat ini hanya ada beberapa warga berstatus ODP dan sudah ditangani petugas dari dinas kesehatan.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak Selasa (31/3/2020) hingga beberapa hari ke depan.

Petugas disiagakan dari pagi sampai malam untuk melakukan penjagaan di pintu masuk.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur yaitu dari Dinas Perhubungan Bima, Satpol PP, Dinas Kesehatan Bima, BPBD Bima, dan pemerintah kecamatan.

"Pengawasan pintuk masuk ini juga di-backup dari TNI dan Polisi," tuturnya

Menurut Malik, pencegahan virus corona ini dilakukan dengan memberhentikan bus penumpang antar daerah dan provinsi yang hendak memasuki wilayah Kota Bima.

Seluruh penumpang dan awak bus diperiksa kondisi kesehatannya.

Baca juga: Timbulkan Keramaian, Polisi Bubarkan Motocross Liar di Bima

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khofifah Usulkan Kenaikan Pangkat hingga Lencana Kehormatan untuk Kepala Bappeda Jatim

Khofifah Usulkan Kenaikan Pangkat hingga Lencana Kehormatan untuk Kepala Bappeda Jatim

Regional
Inilah Metha, Penjual Rumah yang Siap Dinikahi Pembelinya, Mengaku Bekerja di Farmasi dan Cari Suami Seiman

Inilah Metha, Penjual Rumah yang Siap Dinikahi Pembelinya, Mengaku Bekerja di Farmasi dan Cari Suami Seiman

Regional
Cerita Metha Jual Rumah Miliknya Seharga Rp 185 Juta, Jika Jodoh Siap Dinikahi Pembeli

Cerita Metha Jual Rumah Miliknya Seharga Rp 185 Juta, Jika Jodoh Siap Dinikahi Pembeli

Regional
Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Pengemudi Ugal-ugalan, Pelaku Kabur dan Tabrak Motor Lain

Kronologi Polisi Tewas Ditabrak Pengemudi Ugal-ugalan, Pelaku Kabur dan Tabrak Motor Lain

Regional
Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Detik-detik Brigadir Andi Tewas Ditabrak Pemobil Ugal-ugalan, Istri Korban Sempat Klakson Pelaku

Regional
Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Kronologi Terbongkarnya Seorang Ayah di Riau Perkosa Anak Kandung, Tertangkap Basah Istri

Regional
TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

TKW Asal Sragen yang Disekap di Arab Saudi Akhirnya Pulang ke Kampung Halaman

Regional
Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

Regional
Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Terima DP Rp 20 Juta, Artis H Diduga Terjerat Prostitusi Online, Polisi Buru Fotografer Jakarta

Regional
Seorang Pria Ancam Ledakkan McDonald's Makassar, Polisi: Pelaku Benci Produk Barat

Seorang Pria Ancam Ledakkan McDonald's Makassar, Polisi: Pelaku Benci Produk Barat

Regional
Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Regional
Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Regional
Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Regional
4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

Regional
Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X