Ini Alasan Warga Tolak Kawasan Wisata Rembangan Jadi Pusat Karantina Corona

Kompas.com - 31/03/2020, 17:36 WIB
Warga Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Jember memasang banner penolakan hotel wisata rembangan jadi tempat karantina Covid 19 KOMPAS.com/istimewaWarga Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Jember memasang banner penolakan hotel wisata rembangan jadi tempat karantina Covid 19

KOMPAS.com - Rencana pemerintah daerah untuk menjadikan hotel di kawasan wisata di Desa Kemunging Lor, Kecamatan Arjasa, Jember, sebagai pusat karantina Covid-19, mendapat penolakan warga.

Warga mengaku takut terinfeksi virus tersebut. Pasalnya, air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari waarga berasal dari wisata rembangan.

“Warga tetap menolak, bahkan pasang banner di jalan mau masuk ke rembangan, di dekat ternak sapi susu,” kata Hamdi, salah satu warga.

Baca juga: Warga Jember Tolak Hotel Wisata Rembangan Jadi Pusat Karantina Covid-19

Hamdi menjelaskan, warga juga sempat mendatangi kantor kepala desa Kemuning Lor dan mendapat penjelasan dari Muspika.

“Setelah bertemu dengan Muspika, katanya bukan karantina untuk yang positif corona, tapi ODP,” tutur dia.

Namun, menurut Hamdi, penjelasan itu tidak cukup menenangkan warga Desa Kemuning Lor.

Penjelasan kecamatan

Sementara itu, Camat Arjasa Herwan Agus Darmanto menambahkan, wisata rembangan hanya akan dijadikan tempat untuk memeriksa warga yang datang ke Jember.

Di kawasan tersebut, pemeriksaan dilakukan bagi mereka yang pernah tinggal di zona merah, seperti Surabaya atau Bali.

“Seperti warga Arjasa yang bekerja di Bali, mereka tidak boleh pulang seenaknya sendiri,” terang dia.

Apabila ada yang ditemukan sakit, maka akan dibawa ke RSD dr Soebandi untuk dilakukan perawatan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Regional
Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Regional
Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Regional
BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

Regional
Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Regional
Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Regional
Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Regional
Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Regional
Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Regional
Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Regional
Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Regional
Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Regional
Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Regional
Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X