Tak Ada Dasar Hukum, DPRD Sebut Isolasi Wilayah Hanya Kemauan Pemkot Tegal

Kompas.com - 31/03/2020, 15:45 WIB
Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Kusnendro KOMPAS.com/Tresno SetiadiKetua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Kusnendro

TEGAL, KOMPAS.com - DPRD Kota Tegal mempertanyakan dasar hukum kebijakan Pemerintah Kota yang menerapkan isolasi wilayah selama empat bulan dalam pencegahan wabah corona ( Covid-19).

"Terus terang saja kita di DPRD kaget. DPRD tidak pernah dilibatkan. Isolasi wilayah 4 bulan itu hanya kemauan Pemkot saja," kata Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro saat dihubungi Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

Menurut Kusnendro, ditetapkannya Kota Tegal sebagai zona merah virus corona oleh Pemprov Jateng memang menjadi perhatian penting semua pihak.

Baca juga: Pasien Positif Corona Ini Jadi Alasan Pemkot Tegal Isolasi Wilayah, Kini Kondisinya Membaik

Meski demikian, seharusnya Pemkot Tegal tak gegabah dalam mengambil keputusan.

"Saat rapat dengan tim gugus tugas pemkot hanya membahas soal perpanjangan libur sekolah dan penutupan wisata. Tidak sampai isolasi wilayah," kata Kusnendro.

Kusnendro mengungkapkan, hasil pemantauan DPRD hari pertama isolasi wilayah, masih terdapat banyak kekurangan.

"Warga masih banyak yang keluar masuk tidak melalui pemeriksan kesehatan. Pemeriksaan hanya pengendara yang mau berhenti, kalau tidak ya lanjut. Kan memang kewenangan menyetop kendaraan di jalan ada pada Polantas," katanya.

Dia menambahkan, Pemkot Tegal juga tak pernah membahas soal anggaran penanganan corona.

Termasuk soal rencana Pemkot menggunakan anggaran Rp. 2 miliar dari dana tak terduga.

"Soal dana juga sama sekali belum dibahas. Dan faktanya sampai hari ini BPBD juga belum mengeluarkan rekomendasi. Kemudian kalau Rp 2 miliar kurang bagaimana," kata Kusnendro.

Baca juga: Akses Keluar-Masuk Kota Tegal Ini Tetap Dibuka Selama Isolasi Wilayah

Untuk mendapat jawaban itu, Kusnendro berencana akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Wali Kota Dedy Yon Supriyono dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Gedung DPRD, Selasa (1/4/2020) besok.

"Mendengarkan secara resmi, termasuk soal dasar hukum isolasi wilayah. Kemudian penanganan seperti apa yang akan dilakukan. Karena faktanya isolasi wilayah di hari pertama carut marut," kata Kusnendro.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X