Kompas.com - 31/03/2020, 14:50 WIB
Sejumlah wartawan menunggu rapat muspida di Command Centre Pemkab Garut di Pendopo memyikapi adanya pasien positif Corona di Garut, Selasa (31/03/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGSejumlah wartawan menunggu rapat muspida di Command Centre Pemkab Garut di Pendopo memyikapi adanya pasien positif Corona di Garut, Selasa (31/03/2020)

GARUT, KOMPAS.com - Satu orang warga Garut dinyatakan positif corona pada Senin (30/1/2020). Pemkab Garut mengaku kesulitan melakukan tracing terhadap kontak pasien 01 positif corona di Garut tersebut.  

Hal itu disampaikan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan di Command Center Garut, Selasa (31/03/2020) 

"Kami kesulitan untuk memetakan, karena terlalu banyak dia juga tinggal 30 meter dari satu pasar yang ramai yang bisa dikunjungi hingga 5.000 orang," jelas Rudy.

Selain itu, menurut Rudy pasien tersebut juga tinggal di daerah kecamatan yang jadi perlintasan, hingga sulit untuk melakukan karantina wilayah secara terbatas.

"Saat ini, keluarganya akan diisolasi dulu dan jalani rapid test di klinik Medina," katanya.

Baca juga: Satu Warga Garut Positif Corona, Pemudik dari Jakarta

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman yang ditemui ditempat yang sama menyatakan, Pemkab Garut menerima laporan soal warganya yang positif Corona pada Senin (30/02/2020) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah taktis dan strategis untuk menghindari penyebaran secara massif.

"Melihat dari riwayat perjalanannya, terjangkitnya di Jakarta, pulang ke Garut tanggal 20 dalam keadaan sakit, tanggal 21 berobat di klinik dan tanggal 22 hingga 23 berobat lagi di Faskes setelah itu langsung dinyatakan PDP dan di isolasi di RSU," jelas Helmi.

Baca juga: Bupati Garut: Tidak Ada Lockdown, Tidak Ada Karantina, Hanya Social Distancing

 

Bupati Garut tegaskan tak ada lockdown

Meski telah ada pasien positif Corona, Helmi menegaskan tidak ada kebijakan lockdown atau karantina wilayah.

Kebijakan yang akan diambil adalah memaksimalkan social dan physical distancing.

"Sesuai arahan pusat, tidak ada yang namanya lockdown atau karantina wilayah, kita bagaimana caranya agar social dan physical distancing efektif, makanya perlu dukungan semua agar ini efektif," katanya.

Soal tahapan tracing yang dilakukan, menurut Helmi untuk sementara pihaknya saat ini akan melakukan tracing.

Baca juga: Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

 

7 titik tracing

Ada tujuh titik tempat yang akan ditracing karena pernah didatangi oleh warga yang positif corona saat ini.

Helmi memperkirakan, ada lima kecamatan di Garut yang masyarakatnya akan diminta untuk melakukan social dan phsical distancing secara efektif.

Lima kecamatan tersebut adalah kecamatan yang berdekatan dengan tempat tinggal pasien positif Corona tersebut.

"Ada lima kecamatan yang (warganya) harus diam di rumah, nanti disampaikan setelah rapat Muspida," katanya. 

Baca juga: Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X