Di Kabupaten Landak, ODP yang Berkeliaran Akan Disanksi Adat

Kompas.com - 31/03/2020, 14:19 WIB
Suasan Kota Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (27/3/2020). Dalam pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemkab Landak akan memeriksa setiap orang yang datang dan melewati wilayahnya. dok Pemkab LandakSuasan Kota Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (27/3/2020). Dalam pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemkab Landak akan memeriksa setiap orang yang datang dan melewati wilayahnya.

LANDAK, KOMPAS.com - Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, punya cara tersendiri untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yakni memberikan sanksi adat kepada orang dalam pemantauan (ODP) yang kedapatan berkeliaran keluar rumah.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak, Heri Saman, mengatakan orang dalam pemantauan harus berdiam diri selama 14 hari di rumah.

"Saya minta kepada semua pengurus mensosialisasikan dan menerapkan hukum adat ini kepada masyarakat, demi upaya pencegahan," kata Heri Saman, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Beredar Pesan Berantai Rencana Isolasi Wilayah di Kalbar, Gubernur: Hoaks

Untuk mensosialisasikan itu, DAD Landak telah mengeluarkan instruksi melalui surat dan meminta kepada pengurus DAD hingga tingkat dusun untuk memberlakukan hukum adat bagi ODP yang masih berkeliaran di tengah masyarakat.

"Kami DAD aktif membantu pemerintah setempat dalam melakukan upaya pencegahan penularan COVID-19," ujar Heri.

Heri juga meminta jajaran DAD melakukan pemantauan terhadap orang yang datang dari luar daerah.

Jika orang tersebut berasal dari daerah zona merah, maka harus melaporkan diri di Puskesmas atau posko Covid-19.

Baca juga: 13 PDP di Kalbar Dipastikan Negatif Virus Corona

"Ini berlaku untuk semua orang yang baru datang ke Landak, di mana orang tersebut wajib isiolasi diri secara mandiri selama 14 hari," ucap Heri.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

6 Pengedar Narkoba Diringkus di Cianjur, Satu Anggotanya Perempuan Asal Jakarta

Regional
Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Atasi Pandemi, Pemkot Jambi Larang Kegiatan Publik, Resepsi, hingga Berlakukan Jam Malam

Regional
Wanita 77 Tahun Tewas Saat Kebakaran Rumah, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Wanita 77 Tahun Tewas Saat Kebakaran Rumah, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Regional
Covid-19 Jangkiti Sejumlah Pejabat di Bener Meriah, Hasil Swab Bupati Negatif

Covid-19 Jangkiti Sejumlah Pejabat di Bener Meriah, Hasil Swab Bupati Negatif

Regional
Beranda Perempuan: Trauma Anak Korban Pelecehan Seksual Susah Hilang karena Rumah Pelaku Dekat

Beranda Perempuan: Trauma Anak Korban Pelecehan Seksual Susah Hilang karena Rumah Pelaku Dekat

Regional
Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain untuk Kasus Konser Dangdut di Tegal

Polisi Dalami Kemungkinan Ada Tersangka Lain untuk Kasus Konser Dangdut di Tegal

Regional
Cerita Syarkawi, Gadaikan Sawah Satu-satunya untuk Dapat Rumah Bantuan, Ternyata Kena Tipu

Cerita Syarkawi, Gadaikan Sawah Satu-satunya untuk Dapat Rumah Bantuan, Ternyata Kena Tipu

Regional
Kamar Hotel Digerebek, Pasangan Mesum Ini Mengaku Tante dan Keponakan

Kamar Hotel Digerebek, Pasangan Mesum Ini Mengaku Tante dan Keponakan

Regional
Bupati Majene Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Selama 1 Bulan

Bupati Majene Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Selama 1 Bulan

Regional
Ratusan Orang Senam Tak Jaga Jarak dan Tanpa Masker, Polisi: Penyelenggara Tidak Melapor

Ratusan Orang Senam Tak Jaga Jarak dan Tanpa Masker, Polisi: Penyelenggara Tidak Melapor

Regional
Warga Palembang Jadi Korban Penipuan Berkedok 'Undian Shopee', Rugi Rp 2,5 juta

Warga Palembang Jadi Korban Penipuan Berkedok "Undian Shopee", Rugi Rp 2,5 juta

Regional
Bawaslu Investigasi Pjs Bupati Minahasa Selatan yang Dituding Tak Netral

Bawaslu Investigasi Pjs Bupati Minahasa Selatan yang Dituding Tak Netral

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

Regional
Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Regional
Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X