3.000 Liter Arak Sitaan di Bali Disulap Jadi Disinfektan, Polda Gandeng Universitas Udayana

Kompas.com - 31/03/2020, 13:13 WIB
Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose di Laboratorium Unud, Senin (30/3/2020). IstimewaKapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose di Laboratorium Unud, Senin (30/3/2020).

KOMPAS.com- Sebanyak 3.000 liter arak hasil sitaan Polda Bali diserahkan kepada Universitas Udayana.

Arak tersebut akan diolah menjadi disinfektan menyusul langkanya barang itu di pasaran.

"Bahan utama kimia seperti cairan alkohol yang sudah langka dan mahal harganya juga menjadi penyebabnya," kata Kapolda Bali Irjen Petrus Golose.

Baca juga: Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya Kapan Pulang hingga Berjuang Sembuh

Dibuat sesuai standar

Ilustrasi peneliti sedang bekerja di laboratorium.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi peneliti sedang bekerja di laboratorium.
Kapolda memastikan, cairan disinfektan dan hand sanitizer dari arak sitaan akan dibuat sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Untuk itu, pihak Polda Bali menggandeng Universitas Udayana mengolah arak sitaan itu.

Arak tersebut, lanjutnya, akan diekstrak menjadi alkohol murni 96 persen sesuai standar yang ditetapkan.

Proses ekstrasi akan dilakukan dengan peralatan laboratorium Fakultas Farmasi Universitas Udayana.

Baca juga: Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X